Kamis, 2 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Dangkal Hari Ini Guncang Tarutung, Cianjur dan Seram Bagian Barat

Jumat, 23 Desember 2022
A A
Gempa dangkal hari ini, Jumat, 23 Desember 2022, guncang Tarutung, Cianjur dan Seram Bagian Barat. Foto BMKG, episenter gempa dangkal di Tarutung.

Gempa dangkal hari ini, Jumat, 23 Desember 2022, guncang Tarutung, Cianjur dan Seram Bagian Barat. Foto BMKG, episenter gempa dangkal di Tarutung.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa dangkal hari ini, Jumat, 23 Desember 2022, mengguncang wilayah Kabupaten Tapanuli Utara di Provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Cianjur di Jawa Barat, dan Kabupaten Seram Bagian Barat di Provinsi Maluku. Gempa dangkal hari ini yang terjadi bermagnitudo 2 hingga 5 magnitudo dengan dampak guncangan dirasakan hingga skala intensitas IV Modified Mercalli Intensity (MMI).

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menyatakan, gempa tektonik mengguncang wilayah Pantai Barat Laut Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku dengan magnitudo 5,0 yang terjadi pada pukul 07.52 WIB.

Dikatakan Daryono, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini memiliki parameter update dengan magnitudo 4,9 dengan episenter gempa terletak pada koordinat 2,76 derajat  Lintang Selatan, 127,81 derajat Bujur Timur, tepatnya berlokasi di laut pada jarak 54 kilometer arah barat laut Kabupaten Seram Bagian Barat, dengan hiposentrum 17 kilometer.

Baca Juga: Gempa Tarutung Hari Ini Masih Rangkaian Gempa Merusak 1 Oktober 2022

“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya sesar aktif. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip),” ungkap Daryono.

Ditegaskannya, gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami. Sementara dampak gempa dirasakan di daerah Kairatu dengan skala intensitas II MMI yakni, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

“Hingga pukul 08.15 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo 3,2,” sebut Daryono.

Baca Juga: Teknik Geodesi UGM Petakan Area Terdampak Gempa Cianjur dengan Pesawat Nirawak

Gempa dangkal hari ini berikutnya terjadi di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Kepala BBMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho menjelaskan, gempa yang terjadi pada pukul 08.42 WIB dengan magnitudo 3,8 masih termasuk dalam rangkaian gempa susulan dari gempa utama Tapanuli Utara magnitudo 5,8 yang terjadi pada 1 Oktober 2022.

Pusat gempa magnitudo 3,8 berada di darat tepatnya terletak pada koordinat 2.08 derajat Lintang Utara, 98.98 Bujur Timur, yang berjarak 7 kilometer timur laut Tapanuli Utara, pada kedalaman 1 kilometer.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi disebabkan oleh aktivitas Sesar Sumatera pada Segmen Renun,” kata Hendro.

Baca Juga: Gempa Dangkal Hari Ini M5,1 di Banten Dirasakan hingga Lampung

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa CianjurGempa dangkal hari iniGempa Malukugempa Taputgempa TarutungKabupaten CianjurKabupaten Seram Bagian BaratKabupaten Tapanuli UtaraKecamatan Cugenang

Editor

Next Post
Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB Uiversity,Prof. Bambang Hero Saharjo. Foto infografis.ipb.ac.id

Bambang Hero: Belajar Mencegah Kebakaran Hutan dengan Beternak Kambing

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media