Minggu, 21 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Turki 1.498 Orang Tewas 50 Negara Tawarkan Bantuan

Senin, 6 Februari 2023
A A
Gedung runtuh dampak gempa yang mengguncang Provinsi Kahramanmaras, Turki pada Selasa, 6 Februari 2023. Foto akun pengguna Twitter @Abdillahonim.

Gedung runtuh dampak gempa yang mengguncang Provinsi Kahramanmaras, Turki pada Selasa, 6 Februari 2023. Foto akun pengguna Twitter @Abdillahonim.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Puluhan negara menawarkan bantuan kemanusiaan dalam penangulangan bencana gempa bumi yang melanda negara Turki pada Senin, 6 Februari 2023. Kepresidenan Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD) menyebutkan jumlah korban meninggal dunia dampak gempa dengan magnitudo 7,7 kini bertambah.

Presiden Joko Widodo menyampaikan rasa duka atas bencana gempa bumi yang melanda Turki dan Suriah.

“Belasungkawa terdalam saya kepada orang-orang Suriah dan Türkiye setelah gempa bumi pagi ini di tenggara Türkiye dan Suriah utara. Pikiran dan doa kami bersama keluarga dan korban. Indonesia berdiri dalam solidaritas dengan rakyat Türkiye dan Suriah,” kata Presiden Jokowi melalui akun Twitter @jokowi.

Baca Juga: Gempa Turki, Presiden Erdogan Kerahkan Seluruh Kekuatan Evakuasi Korban

Gempa yang berpusat di darat wilayah Distrik Pazarcık, Provinsi Kahramanmaras terjadi pada pukul 04.17 waktu Turki. Gempa susulan kembali mengguncang Turki pada pukul 13.24 waktu setempat dengan kekuatan magnitudo 7,6 yang berpusat di Distrik Elbistan, Provinsi Kahramanmaras.

Berdasarkan monitoring wilayah terdampak gempa, AFAD menyatakan gempa menimbulkan kerusakan di sepuluh provinsi dengan jumlah korban meninggal dunia 1.498 orang.

“Total 1.498 warga kehilangan nyawa di Provinsi Kahramanmaraş, Gaziantep, Şanlıurfa, Diyarbakır, Adana, Adıyaman, Osmaniye, Hatay, Kilis dan Malatya. Sebanyak 8.533 warga terluka,” keterangan resmi AFAD pada pukul 17.00 waktu setempat.

Baca Juga: NTT Rawan Bencana, BMKG Siapkan Pelayanan Terpadu dan Radar Cuaca

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa dangkal Turkigempa TurkiGempa Turki pada 6 Februari 2023Presiden ErdoganPresiden Jokowi

Editor

Next Post
Gempa Turki sudah diprediksi. Foto tangkap layar USGS, peta wikayah guncangan dampak gempa Turki Mag 7.7 pada Senin, 6 Februari 2023.

Gempa Turki Sudah Diprediksi, Data Terbaru 1.651 Orang Tewas

Discussion about this post

TERKINI

  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
  • Potret jejak bintang yang tampak berputar di langit. Foto Dok. BRIN.Memotret Jejak Bintang yang Tampak Berputar dengan Kamera DSLR di Timau
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
  • Ilustrasi nyamuk menggigit. Foto FotoshopTofs/pixabay.com.Anggapan Nyamuk Lebih Suka Golongan Darah O Ternyata Benar, Mengapa?
    In IPTEK
    Kamis, 18 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media