Jumat, 17 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Geolog Sebut Pembentukan Sinkhole di Sumatra Barat Dipengaruhi Siklon Senyar

Fenomena ini terjadi akibat kombinasi faktor geologi seperti pelarutan batu gamping, erosi material lapuk, dan curah hujan tinggi.

Rabu, 7 Januari 2026
A A
Sinkhole di Sumatra Barat. Foto starfmmadina.com.

Sinkhole di Sumatra Barat. Foto starfmmadina.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca juga: Instalasi Lumbung Air Hujan Dipasang di Tiga Titik di Kota Palu

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan merupakan risiko yang mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal.

“Ini juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yang terdampak,” ucap dia.

Penanganan sinkhole bukan hanya soal menutup lubang, tetapi juga mengelola air, memperkuat tanah, dan melibatkan masyarakat dalam kewaspadaan. Setelah proses evakuasi warga, survei geologi dan geofisika dilakukan untuk identifikasi kedalaman lubang baik dengan geolistrik, seismik, ground penetrating radar (GPR).

Stabilisasi tanah dapat dilakukan dengan pengisian material padat maupun teknik grouting (penyuntikan semen cair ke dalam rongga). Langkah lain adalah perbaikan drainase dan aliran air, serta rekayasa struktur penguatan pondasi.

Baca juga: Industri Pariwisata Potensial Merusak 34 Hektare Lebih Ekosistem Karst Gunungsewu

“Pencegahan total sulit dilakukan, tetapi mitigasi dapat melalui pemantauan geologi, pengendalian tata guna lahan, serta sistem drainase yang baik,” ujar dia.

Ia menyebutkan tanda-tanda awal seperti permukaan tanah retak dan turun perlahan, bangunan atau pohon miring bergeser, perubahan aliran air, hingga munculnya lubang kecil. Ia mengimbau kepada masyarakat kawasan karst yang rawan serta peran segala lini dalam mengatasi fenomena ini.

Pemerintah perlu melakukan survei geologi pemetaan rawan sinkhole. Masyarakat juga perlu aktif melaporkan kecurigaan sesuai tanda-tanda seperti yang disebutkan tadi.

“Jadi, edukasi bersama penting untuk warga memahami risiko dan mitigasi,” imbuh dia. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Fakultas Teknik UGMSiklon SenyarSinkholeSumatra Barat

Editor

Next Post
Insinerator sampah minim asap buatan mahasiswa KKNT IPB University. Foto Dok IPB University.

Insinerator Minim Asap, Solusi Kebiasaan Bakar Sampah di Perdesaan

Discussion about this post

TERKINI

  • Tanah longsor di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Mei 2026. Foto BPBDKabupaten Bogor.Pulau Jawa Hadapi Tekanan Ekologis, Negara Harus Hentikan Perampasan Ruang Hidup
    In News
    Kamis, 16 Juli 2026
  • Ilustrasi bocah minum air karena kepanasan. Foto Pezibear/Pixabay.com.Kesadaran Masyarakat atas Heatstroke dan Heat Stress Rendah, Ini Alasannya
    In IPTEK
    Jumat, 10 Juli 2026
  • Ilustrasi orang mengalami heatstroke. Foto Cloud Purple/Pixabay.com.Alarm Dua Kematian Bulan Juni, Heatstroke dan Heat Stress Belum Jadi Perhatian 
    In IPTEK
    Kamis, 9 Juli 2026
  • Ilustrasi tanaman sorgum. Foto RJA1988/Pixabay.com.Kerentanan Pangan Akibat El Nino dan Kemarau Panjang 2026: Kekeringan hingga Ancaman Hama
    In IPTEK
    Senin, 29 Juni 2026
  • Penambangan nikel. Foto djkn.kemenkeu.go.id.Walhi: Kemiskinan Indonesia Naik Akibat Ekonomi Dibangun di Atas Kerusakan Lingkungan
    In News
    Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media