Senin, 28 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gerakan Tanah di Desa Bojong Koneng, Ratusan Warga Terdampak Situasi Belum Kondusif

Senin, 19 September 2022
A A
Dampak gerakan tanah di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Foto Dok BNPB.

Dampak gerakan tanah di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Foto Dok BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Data terbaru, ratusan warga dan ratusan terdampak kejadian bencana geologi berupa gerakan tanah di Bogor, tepatnya di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dilaporkan, hingga saat ini gerakan tanah di Desa Bojong Koneng masih terjadi.

Kabupaten Bogor salah satu wilayah di Provinsi Jawa Barat yang memiliki potensi gerakan tanah skala menengah hingga tinggi.

Hasil penelusuran Wanaloka.com, Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana (PVMBG), Badan Geologi, mencatat Kabupaten Bogor memiliki rentetan panjang kejadian gerakan tanah sejak 2011 hingga 2021. Dalam kurun waktu tersebut, kejadian gerakan tanah di Bogor telah menelan korban jiwa 35 orang meninggal dunia dan ratusan rumah penduduk rusak.

Baca Juga: Bencana Geologi, Gerakan Tanah di Bogor Menelan Banyak Korban

Kejadian terbaru gerakan tanah di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor pada Rabu, 14 September 2022. Peristiwa gerakan tanah ini berdampak terhadap 647 warga yang terdiri dari 170 kepala keluarga.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan, gerakan tanah di Bogor hingga saat ini masih berlangsung.

“Kondisi saat ini pergerakan tanah masih terjadi dan situasi masih belum kondusif,” kata Abdul Muhari, Senin, 19 September 2022.

Data terbaru yang dirilis BNPB, kejadian gerakan tanah di Desa Bojong Koneng berdampak ratusan penduduk dan rumah.

.Baca Juga: Menuju Satu Data Bencana Indonesia

“Hasil kaji cepat tim BPBD Kabupaten Bogor per Senin, 19 September 2022, fenomena pergerakan tanah itu berdampak pada 170 kepala keluarga (647 jiwa). Sebanyak 246 unit rumah terdampak, sedikitnya 9 unit rumah rusak berat dan 73 unit rumah rusak sedang,” kata Muhari.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: bencana geologiBNPBgerakan tanahgerakan tanah di Bogorgerakan tanah di Desa Bojong KonengKabupaten BogorPVMBG Badan Geologi

Editor

Next Post
KPK undang Wali Kota Medan Bobby Nasution penyelesaian permasalahan aset PSU Kota Medan. Foto Gedung KPK | kpk.go.id.

Permasalahan Aset PSU Pemkot Medan, Hari Ini KPK Undang Bobby Nasution

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media