Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sudah Seribu Lebih Warga Lumajang Mengungsi

Minggu, 4 Desember 2022
A A
Awan panas guguran Gunung Semeru yang menerjang jembatan gantung Gladak Perak yang menghubungkan Kecamatan Pronojiwo dengan Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Foto BNPB.

Awan panas guguran Gunung Semeru yang menerjang jembatan gantung Gladak Perak yang menghubungkan Kecamatan Pronojiwo dengan Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sehubungan peningkatan aktivitas Gunung Semeru status Awas, sudah seribu lebih warga Lumajang mengungsi. Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyebutkan, 1.979 warga Lumajang mengungsi di sebelas lokasi.

Pengungsian terjadi pasca awan panas guguran (APG) Gunung Semeru yang luncurannya mencapai 19 kilometer, bahkan melewati jembatan gantung Gladak Perak, yang menghubungan Kecamatan Pronojiwo dengan Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Meningkatnya aktivitas Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, dinaikkan dari status Siaga atau level III (sejak 16 Desember 2021), menjadi status Awas atau level IV sejak sejak Minggu, 4 Desember 2022, pukul 12.00 WIB.

Baca Juga: Gunung Semeru Status Awas, Puluhan Warga Dievakuasi

Muhari menjelaskan, sebelas titik pengungsian berada di SDN 4 Supiturang dengan jumlah warga Lumajang mengungsi 266 jiwa, Balai Desa Oro-oro Ombo jumlah warga mengungsi 217 jiwa, di SDN 2 Sumberurip jumlah warga mengungsi 119 orang.

Di pengungsian Balai Desa Sumberurip terdapat 228 penduduk, di Balai Desa Penanggal warga mengungsi 131 jiwa, di Pos Gunung Sawur ada 52 jiwa, di Balai Desa Pasirian warga mengungsi 216 jiwa, di Lapangan Candipuro terdapat 150 jiwa, di Kantor Kecamatan Candipuro warga yang mengungsi 600 jiwa, dan sisanya di SMP N 2 Pronojiwo.

Wilayah yang terdampak awan panas guguran Gunung Semeru meliputi Desa Capiturang dan Sumberurip di Kecamatan Pronojiwo, Desa Sumbersari di Kecamatan Rowokangkung, Desa Penanggal dan Desa Sumberwuluh di Kecamatan Candipuro dan Desa Pasirian di Desa Pasirian.

Baca Juga: Gempa Garut Getarannya Dirasakan Hampir se-Pulau Jawa

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: awan panas guguran Gunung Semeruerupsi Gunung SemeruGunung SemeruGunung Semeru status AwasKabupaten LumajangProvinsi Jawa Timurwarga Lumajang mengungsi

Editor

Next Post

Erupsi Gunung Semeru 4 Desember 2022

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media