Kamis, 27 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Guru Besar Serukan Pemerintah Lakukan Demokratisasi Energi dan Stop Deforestasi

Kamis, 27 Maret 2025
A A
Ilustrasi tenaga listrik energi surya. Foto mrganso/pixabay.com

Ilustrasi tenaga listrik energi surya. Foto mrganso/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Angka ini akan semakin meningkat dengan adanya PSN di bidang pangan dengan membuka 3 juta hektare lahan pada 2025-2029. Proyek ini berkebalikan dengan target penurunan emisi sebesar 31,8-43,2 persen pada 2030.

Ia mempertanyakan kemungkinan target tersebut tercapai apabila PSN tetap dilanjutkan.

“Hentikan perusakan hutan alam. Kalkulasi dengan jujur dan benar kebutuhan lahan untuk pangan nasional,” tegas Awang.

Penegasan juga disampaikan Guru Besar Fakultas Geografi UGM Prof. Muhammad Baiquni, bahwa pembangunan perlu memperhatikan daya dukung lingkungan. Sebab, jika lingkungan sudah tidak mampu menampung kerusakan di Bumi, maka akan terjadi malapetaka yang mengancam kehidupan manusia. Bahkan krisis ekologi akan berbuntut pada krisis ekonomi moneter, terutama pada negara yang bergantung pada sumber daya alam seperti Indonesia.

“Kita harus belajar dari 1997-1998 ketika krisis ekonomi moneter diikuti kemarau panjang. Dampaknya, banyak sekali korban kelaparan, gagal panen. Itu berimbas pada ekonomi secara keseluruhan. Tentu saja kita tidak ingin mengulangi persoalan masa lalu,” ujar Baiquni. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Emisi karbonenergi baru terbarukanEnergi fosilPSN

Editor

Next Post
Kondisi rumah warga di Kulon Progo yang terdampak longsor, 28 Maret 2025. Foto BPBD Kulon Progo.

Banjir dan Longsor Menerjang Daerah Istimewa Yogyakarta

Discussion about this post

TERKINI

  • Upaya pemadaman karhutla di Kalimantan, 23 agustus 2026. Foto Dok. BNPB.Karhutla Kalimantan, Legislator: Warga Lokal Tak Bisa Terus Disalahkan, Cabut Izin Korporasi yang Terlibat
    In News
    Senin, 24 Agustus 2026
  • Penanganan karhutla di Lampung Timur, 21 Agustus 2026. Foto Dok. BNPB.Karhutla Berulang Bukan Fenomena Iklim, Walhi: Akibat Negara Salah Urus Tak Sampai Akar Masalah
    In Lingkungan
    Senin, 24 Agustus 2026
  • Titik-titik api karhutla di Pulau Kalimantan. Foto Istimewa.Hukuman Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan: Cabut Izin dan Pulihkan Lingkungan!
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Pembangunan On The Rock di kawasan Pantai Watubolong di KBAK Gunungsewu di Kabupaten Gunungkidul, 8 Agustus 2026. (Foto Instimewa)Akses Dibatasi, Negara Harus Investigasi Perizinan Ekspansi Industri Wisata di Pantai Watubolong
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Visual pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 20 Agustus 2026. (BNPB)Karhutla Ancaman Serius: Utamakan Penjagaan Sebelum Api Datang, Bukan Pencegahan
    In Bencana
    Sabtu, 22 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media