Rabu, 26 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hari Bhakti Rimbawan, Mimpi Menteri Siti akan Kembalinya Hutan Tropika Basah Indonesia

FOLU Net Sink 2030 digadang-gadang Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar dapat mengurangi emisi karbon. Apalagi telah lahir PP Nomor 98 Tahun 2021 dan Keputusan Menteri LHK Nomor 168 Tahun 2022 yang dianggap sebagai dasar hukum. Akankah mimpi itu terwujud?

Rabu, 16 Maret 2022
A A
Ilustrasi hutan. Foto GregMontani/pixabay.com.

Ilustraasi hutan. Foto GregMontani/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

“Di sinilah beda antara zero deforestation dan net zero deforestation,” imbuh Siti.

Baca Juga: Mengenal Test Anxiety Disorder, Cemas Luar Biasa Hingga Pingsan

Di mana setelah hutan negara-negara non population growth tersebut habis hingga sekitar tahun 1970-an, lalu pindah sebagai drivers deforestasi di Indonesia. Baik dilakukan langsung oleh perusahaan-perusahaan multi-nasional, maupun oleh rantai pasokan industri mereka.

Konsep netral karbon atau net-zero emission sudah dimulai Indonesia dengan berperan aktif melalui leading by example untuk pengendalian perubahan iklim. Leading by example ditunjukkan dengan langkah-langkah korektif selama 5-7 tahun ini.

Berbagai upaya diklaim telah membuahkan hasil, tetapi memerlukan sistematika yang lebih baik lagi ke depan, antara lain:

Baca Juga: Pemerintah Investigasi Dugaan Kebocoran Sumur Gas di PLTP Sorik Marapi

Pertama, Indonesia telah berhasil menurunkan angka deforestasi sampai titik terendah dalam sejarah (2019 ditekan sampai lebih kurang 115 ribu hektare), sekaligus menekan kebakaran hutan dan lahan pada level serendah mungkin dalam dekade ini.

Ilustrasi deforestasi. Foto Picography/pixabay.com.
Ilustrasi deforestasi. Foto Picography/pixabay.com.

Kedua, telah dilakukan moratorium permanen hutan alam primer dan gambut seluas lebih dari 66 juta hektare, restorasi dan perbaikan tata air gambut 3,4 juta hektare beserta penataan regulasinya, rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS), pengelolaan hutan lestari melalui pengendalian hutan tanaman 14 juta hektare, pengelolaan perhutanan sosial melalui praktik agroforestri seluas 4,9 juta hektare sampai dengan akhir 2021.

Ketiga, menjaga areal high conservation value forest (HCVF) tinggi di wilayah perkebunan dan konsesi kehutanan seluas 4,1 juta hektare.

Baca Juga: Eksaminasi Putusan IPL Wadas: Majelis Hakim Tak Anggap Amicus Curiae Jadi Pertimbangan Putusan

Keempat, penegakan hukum (law enforcement) melalui pengawasan yang semakin ketat dan regulasi yang semakin kuat.

Kelima, langkah penguatan data dan informasi sumber daya hutan bersifat keruangan atau spasial yang berkualitas dan terintegrasi sebagai bahan dalam proses pengambilan keputusan.

Siti berharap upaya mewujudkan rencana operasional FOLU Net Sink 2030 terlaksana dengan baik melalui kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.

“Dengan contoh konkrit, kembalikan hutan tropika basah Indonesia,” kata Siti. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: DeforestasiEmisi gas rumah kacaEmisi karbonFOLU Net Sink 2030Hari Bhakti Rimbawanhutan tropika basahKrisis Iklim

Editor

Next Post
Aksi virtual Udin dengan mengunggah Twibbon. Foto AJI Yogyakarta

Aksi Virtual Twibbon: 26 Tahun Kasus Pembunuhan Wartawan Udin Tak Tuntas

Discussion about this post

TERKINI

  • Upaya pemadaman karhutla di Kalimantan, 23 agustus 2026. Foto Dok. BNPB.Karhutla Kalimantan, Legislator: Warga Lokal Tak Bisa Terus Disalahkan, Cabut Izin Korporasi yang Terlibat
    In News
    Senin, 24 Agustus 2026
  • Penanganan karhutla di Lampung Timur, 21 Agustus 2026. Foto Dok. BNPB.Karhutla Berulang Bukan Fenomena Iklim, Walhi: Akibat Negara Salah Urus Tak Sampai Akar Masalah
    In Lingkungan
    Senin, 24 Agustus 2026
  • Titik-titik api karhutla di Pulau Kalimantan. Foto Istimewa.Hukuman Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan: Cabut Izin dan Pulihkan Lingkungan!
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Pembangunan On The Rock di kawasan Pantai Watubolong di KBAK Gunungsewu di Kabupaten Gunungkidul, 8 Agustus 2026. (Foto Instimewa)Akses Dibatasi, Negara Harus Investigasi Perizinan Ekspansi Industri Wisata di Pantai Watubolong
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Visual pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 20 Agustus 2026. (BNPB)Karhutla Ancaman Serius: Utamakan Penjagaan Sebelum Api Datang, Bukan Pencegahan
    In Bencana
    Sabtu, 22 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media