Kamis, 10 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Kerusakan Dampak Angin Kencang di Jawa Tengah dan Jawa Timur

Jumat, 4 Februari 2022
A A
Salah satu bangunan rusak dampak hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Foto Dok BNPB.

Salah satu bangunan rusak dampak hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Foto Dok BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

“Sebanyak 33 kepala keluarga terdampak. Total rumah rusak sebanyak 30 unit dengan rincian rumah rusak ringan 21 unit dan rusak sedang 9 unit. Sedangkan pada fasilitas pendidikan, terdapat 3 unit yang terdampak. Peristiwa ini tidak mengakibatkan adanya korban luka atau pun pengungsian,” sebut Muhari.

BPBD bersama TNI, Polri, warga dan aparat desa melakukan pembersihan material bangunan dampak bencana hidrometeorologi tersebut.

Baca Juga: Elnaya Mahadevi: Perubahan Iklim 10 Tahun Terakhir Benar-benar Drastis

Muhari mengungkapkan, peringatan dini cuaca di Jawa Tengah dan Jawa Timur pada esok hari, Sabtu, 5 Februari 2022, masih berpeluang hujan lebat yang disertai petir atau kilat dan angin kencang.

“Selain waspada dan siap siaga terhadap potensi angin kencang, pemerintah daerah dan warga perlu mengantisipasi dan mencegah dampak bencana hidrometeorologi basah lainnya, seperti banjir, banjir bandang maupun tanah longsor. Bulan Februari ini merupakan puncak musim hujan sehingga membutuhkan upaya bersama agar masyarakat terhindar dari bahaya maupun memitigasi dampak yang lebih buruk akibat bencana,” kata Muhari.

Antisipasi yang dapat dilakukan pemerintah daerah maupun warga, melakukan pemangkasan ranting pohon yang ada di sekitar rumah atau pun ruang publik, serta hindari berteduh di bawah pohon atau sekitar papan reklame. [WLC01]

 

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: angin kencangBencana HidrometeorologiBNPBBPBDhujan disertai angin kencanghujan lebatKabupaten CilacapKabupaten MalangProvinsi Jawa TengahProvinsi Jawa Timur

Editor

Next Post
Visual erupsi Gunung Anak Krakatau pada Jumat, 4 Februari 2022. Foto PVMBG.

Erupsi Gunung Anak Krakatau, BNPB Tegaskan Video yang Beredar Tahun 2018

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media