Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Tips Menjaga Pola Makan Pasca Puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan disebut momentum untuk menjalankan pola makan yang baik. Sayangnya, selepas Ramadhan, sebagian orang tak mampu menjaga pola makan itu.

Rabu, 4 Mei 2022
A A
Ilustrasi sarapan. Foto the5th/pixabay.com.

Ilustrasi sarapan. Foto the5th/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Bulan suci Ramadhan merupakan momen yang pas untuk menata pola makan. Biasanya, pola makan yang baik itu akan memudar seiring berakhirnya Ramadhan. Mengingat sebagian orang lebih mudah membangun pola makan yang baik daripada menjaganya tetap terlaksana. Lantas apa saja tips-tips untuk tetap bisa menjaga pola makan pasca Ramadhan?

Menurut Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair), Lailatul Muniroh, terdapat langkah transisi yang dilakukan bertahap untuk menjaga pola makan yang baik.

Pertama, jangan lewatkan sarapan pagi.

Sarapan penting sebelum memulai aktivitas. Sarapan dapat menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama sehingga terhindar dari nafsu makan berlebih. Makanan sarapan yang dianjurkan sebaiknya mengandung karbohidrat, protein, lemak dan serat yang cukup.

Baca Juga: Yang Dilakukan dan Dihindari agar Tetap Fit Selama Mudik

Kedua, batasi camilan tinggi kalori.

Tidak heran saat lebaran banyak sekali camilan dan kue yang tinggi kalori.

“Bukan tidak boleh sama sekali, tetapi kita bisa membatasi konsumsi camilan atau kue lebaran yang disajikan,” kata Dosen Mata Kuliah Gizi dan Produktivitas.

Lebih baik memperbanyak konsumsi camilan dan makanan rendah kalori, tetapi kaya akan serat seperti sayur dan buah-buahan. Beberapa rekomendasi Laili antara lain buah melon, semangka, pepaya, dan jeruk karena mengandung indeks glikemiks rendah, serta memiliki banyak air, dan serat.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: berolahragacamilanminum air putihpola makanpuasa ramadhansarapan pagi

Editor

Next Post
KHDTK Gunung Bromo UNS. Foto diklathu.uns.ac.id.t

Ini yang Perlu Diperhatikan dalam Mendesain Lanskap KHDTK Gunung Bromo UNS

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media