Sabtu, 13 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini yang Perlu Diperhatikan dalam Mendesain Lanskap KHDTK Gunung Bromo UNS

Untuk mendesain lanskap hutan harus mengetahui karakteristik hutan itu sendiri. Mengingat setiap hutan punya karakteristik yang berbeda.

Rabu, 4 Mei 2022
A A
KHDTK Gunung Bromo UNS. Foto diklathu.uns.ac.id.t

KHDTK Gunung Bromo UNS. Foto diklathu.uns.ac.id.t

Share on FacebookShare on Twitter

Sementara menurut Dosen Faculty of Built Environment and Surveying (FABU) University Teknology Malaysia (UTM), Lee Yoke Lai, ada 10 hal yang harus diperhatikan dalam proses desain lanskap KHDTK Gunung Bromo UNS. Pertama, pahami site yang akan didesain. Kedua, ketahui pengguna site. Ketiga, gunakan tema bentuk atau gaya. Keempat, membuat dan menghubungkan ruang.

Baca Juga: Waspadai Peningkatan Limbah Pakaian Setiap Lebaran

Kelima, pertimbangkan fungsi tanaman. Keenam, struktur penanaman tumbuhan. Ketujuh, garis bawahi bagian-bagian yang penting. Kedelapan, perhatikan hal-hal detail dan perhitungkan waktu. Kesembilan, lindungi sumber daya. Kesepuluh, dalam proses desain, perlu diperhatikan juga ekologi dan keanekaragaman hayati lingkungan sekitar.

Sebagai perancang lanskap, Lee menekankan pentingnya pengetahuan tentang karakteristik hutan serta flora dan fauna yang terdapat di hutan. Mengingat setiap hutan memiliki karakteristik yang berbeda.

“Vegetasi juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan karena bisa menambah nilai ekonomi, misalnya tumbuhan yang bisa dijadikan obat dan diperjualbelikan. Terutama pada hutan tropis, banyak jenis tumbuhan dan hewan yang setidaknya harus kita ketahui spesiesnya serta harus diperhatikan rantai makanan agar tidak merusak keseimbangan ekosistem,” papar Lee. [WLC02]

Sumber: uns.ac.id

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: KHDTKKHDTK Gunung Bromos UNSKPHlanskapUNS

Editor

Next Post
Ilustrasi suplemen kesehatan. Foto birgl/pixabay.com.

Hati-hati, Konsumsi Suplemen Tak Taat Aturan Sebabkan Gagal Ginjal

Discussion about this post

TERKINI

  • Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, Meutia Samira Ismet. Foto itk.ipb.ac.id.Meutia Ismet: Tambang Nikel Teluk Buli Ancam Ekosistem Laut hingga Kesehatan
    In Sosok
    Sabtu, 13 Juni 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Baleg DPR Janjikan RUU Masyarakat Adat Selesai 2026, Apa Saja akan Diatur?
    In Rehat
    Sabtu, 13 Juni 2026
  • Sidang gugatan intervensi Walhi atas kasus gugatan KLH melawan PT TPL di PN Medan, 10 Juni 2026. Foto Dok. Walhi.Gugatan Intervensi Walhi, PT TPL Harus Pulihkan 29.939 Ha Kawasan Terdampak Senilai Rp2,6 Triliun
    In News
    Jumat, 12 Juni 2026
  • Dosen Geologi Fakultas Teknik UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto Kagama.coGayatri Marliyani: Gempa Bumi di Laut Mindanao Umum Terjadi
    In Sosok
    Jumat, 12 Juni 2026
  • Ilustrasi kemarau panjang. Foto Adege/Pixabay.com.BMKG Prediksi El Nino 2026 Bertahan hingga Awal 2027
    In News
    Kamis, 11 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media