Selasa, 28 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini yang Perlu Diperhatikan dalam Mendesain Lanskap KHDTK Gunung Bromo UNS

Untuk mendesain lanskap hutan harus mengetahui karakteristik hutan itu sendiri. Mengingat setiap hutan punya karakteristik yang berbeda.

Rabu, 4 Mei 2022
A A
KHDTK Gunung Bromo UNS. Foto diklathu.uns.ac.id.t

KHDTK Gunung Bromo UNS. Foto diklathu.uns.ac.id.t

Share on FacebookShare on Twitter

Sementara menurut Dosen Faculty of Built Environment and Surveying (FABU) University Teknology Malaysia (UTM), Lee Yoke Lai, ada 10 hal yang harus diperhatikan dalam proses desain lanskap KHDTK Gunung Bromo UNS. Pertama, pahami site yang akan didesain. Kedua, ketahui pengguna site. Ketiga, gunakan tema bentuk atau gaya. Keempat, membuat dan menghubungkan ruang.

Baca Juga: Waspadai Peningkatan Limbah Pakaian Setiap Lebaran

Kelima, pertimbangkan fungsi tanaman. Keenam, struktur penanaman tumbuhan. Ketujuh, garis bawahi bagian-bagian yang penting. Kedelapan, perhatikan hal-hal detail dan perhitungkan waktu. Kesembilan, lindungi sumber daya. Kesepuluh, dalam proses desain, perlu diperhatikan juga ekologi dan keanekaragaman hayati lingkungan sekitar.

Sebagai perancang lanskap, Lee menekankan pentingnya pengetahuan tentang karakteristik hutan serta flora dan fauna yang terdapat di hutan. Mengingat setiap hutan memiliki karakteristik yang berbeda.

“Vegetasi juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan karena bisa menambah nilai ekonomi, misalnya tumbuhan yang bisa dijadikan obat dan diperjualbelikan. Terutama pada hutan tropis, banyak jenis tumbuhan dan hewan yang setidaknya harus kita ketahui spesiesnya serta harus diperhatikan rantai makanan agar tidak merusak keseimbangan ekosistem,” papar Lee. [WLC02]

Sumber: uns.ac.id

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: KHDTKKHDTK Gunung Bromos UNSKPHlanskapUNS

Editor

Next Post
Ilustrasi suplemen kesehatan. Foto birgl/pixabay.com.

Hati-hati, Konsumsi Suplemen Tak Taat Aturan Sebabkan Gagal Ginjal

Discussion about this post

TERKINI

  • Penampakan permukaan peraran Danau Toba di Sumatra Utara. Foto Thiadon/Pixabay.com.Penurunan Muka Air Danau Toba Pasca 1984 Ekstrem, Mengapa?
    In Rehat
    Rabu, 22 Juli 2026
  • Dampak diberlakukannya penutupan TPA Piyungan mulai 23 Juli hingga 5 September, sejumlah tumpukan sampah mulai terlihat di Kota Yogyakarta. Foto Forpi Kota Yogyakarta.Proyek PSEL Yogyakarta Ditunda, Mengapa Konsorsium Pemenang Tender Sudah Diumumkan?
    In News
    Selasa, 21 Juli 2026
  • Ilustrasi regenerasi pohon. Foto Agnieszka/Pixabay.com.Mekanisme Regenerasi Pohon dan Nilai Spiritual Ekologis dalam Al-Qur’an
    In IPTEK
    Senin, 20 Juli 2026
  • Kebakaran di TPA Benowo di Surabaya, 19 Juli 2026. Foto Dok. DKPKP Surabaya.TPA Benowo Terbakar, Risiko Sistem Pemrosesan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 20 Juli 2026
  • Mengenal orangutan tapanuli. Foto Dok PPID Kemenlhk.Survei Terbaru Populasi Orangutan Sumatera dan Tapanuli Jadi Pijakan Kebijakan Konservasi
    In News
    Sabtu, 18 Juli 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media