Selasa, 15 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini yang Perlu Diperhatikan dalam Mendesain Lanskap KHDTK Gunung Bromo UNS

Untuk mendesain lanskap hutan harus mengetahui karakteristik hutan itu sendiri. Mengingat setiap hutan punya karakteristik yang berbeda.

Rabu, 4 Mei 2022
A A
KHDTK Gunung Bromo UNS. Foto diklathu.uns.ac.id.t

KHDTK Gunung Bromo UNS. Foto diklathu.uns.ac.id.t

Share on FacebookShare on Twitter

Sementara menurut Dosen Faculty of Built Environment and Surveying (FABU) University Teknology Malaysia (UTM), Lee Yoke Lai, ada 10 hal yang harus diperhatikan dalam proses desain lanskap KHDTK Gunung Bromo UNS. Pertama, pahami site yang akan didesain. Kedua, ketahui pengguna site. Ketiga, gunakan tema bentuk atau gaya. Keempat, membuat dan menghubungkan ruang.

Baca Juga: Waspadai Peningkatan Limbah Pakaian Setiap Lebaran

Kelima, pertimbangkan fungsi tanaman. Keenam, struktur penanaman tumbuhan. Ketujuh, garis bawahi bagian-bagian yang penting. Kedelapan, perhatikan hal-hal detail dan perhitungkan waktu. Kesembilan, lindungi sumber daya. Kesepuluh, dalam proses desain, perlu diperhatikan juga ekologi dan keanekaragaman hayati lingkungan sekitar.

Sebagai perancang lanskap, Lee menekankan pentingnya pengetahuan tentang karakteristik hutan serta flora dan fauna yang terdapat di hutan. Mengingat setiap hutan memiliki karakteristik yang berbeda.

“Vegetasi juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan karena bisa menambah nilai ekonomi, misalnya tumbuhan yang bisa dijadikan obat dan diperjualbelikan. Terutama pada hutan tropis, banyak jenis tumbuhan dan hewan yang setidaknya harus kita ketahui spesiesnya serta harus diperhatikan rantai makanan agar tidak merusak keseimbangan ekosistem,” papar Lee. [WLC02]

Sumber: uns.ac.id

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: KHDTKKHDTK Gunung Bromos UNSKPHlanskapUNS

Editor

Next Post
Ilustrasi suplemen kesehatan. Foto birgl/pixabay.com.

Hati-hati, Konsumsi Suplemen Tak Taat Aturan Sebabkan Gagal Ginjal

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media