Rabu, 21 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jani Purnawanty, Raih Penghargaan Pulitzer Center Lewat Edukasi Isu Hutan

Edukasi soal perdagangan karbon, masyarakat adat, dan pelestarian hutan adalah isu lingkungan yang penting dipahami banyak orang.

Rabu, 4 Januari 2023
A A
Dosen Fakultas Hukum Unair, Jani Purnawant, SH.SS. LLM. Foto dok. pribadi

Dosen Fakultas Hukum Unair, Jani Purnawant, SH.SS. LLM. Foto dok. pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Gempa Jayapura BMKG Mencatat Sudah 189 Kali Terjadi

Gagasan tema tersebut muncul sebagai bentuk dukungan terhadap Pemerintah Indonesia yang telah menyatakan komitmennya untuk mengimplementasikan Paris Agreement. Kesepakatan itu wujud keseriusan Indonesia menjadi bagian dari gerakan global penyelamatan bumi dari kerusakan. Salah satu mekanisme untuk mencegah terjadinya kerusakan adalah menekan tingkat emisi karbon dan mempertahankan kelestarian hutan.

Di sisi lain, mengingat masyarakat adat di Indonesia bermukim di dalam hutan dan hidup dari hasil hutan, peran masyarakat adat dalam pelestarian hutan sangat strategis. Ketika pemerintah mengatur dan mengelola hutan, pemerintah harus melibatkan masyarakat adat. Sebab selama ini masyarakat adatlah yang telah menjaga dan mengelola hutan dengan kearifan lokalnya.

Baca Juga: Gerakan Zero Sampah di Yogyakarta Masih Uji Coba Tiga Bulan

Salah satu permasalahan yang dikupas dalam MOOC terkait “Carbon Trading dan Pelestarian Hutan” adalah peningkatan pelestarian hutan dalam skema carbon trading. Sedangkan dalam MOOC “Masyarakat Adat dan Pelestarian Hutan’ akan membahas peran masyarakat adat dalam penanganan isu global warming dan climate change. [WLC02]

Sumber: Unair

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: carbon tradingedukasi isu hutanMasyarakat AdatMOOCpelestarian hutanPulitzer CenterUnair

Editor

Next Post
Ilustrasi air terjun di kawasan karst. Foto LN_Photoart/pixabay.com

Kerja Sama KLHK dengan Geografi UGM: Perlu Sinergi Tata Kelola Sumber Daya Lahan dan Air

Discussion about this post

TERKINI

  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media