Selasa, 28 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Januarti Jaya Ekaputri, Perempuan Periset Beton Peraih Aneka Penghargaan

Keilmuannya berbau maskulin. Tak heran, kemampuannya sempat diragukan. Namun perempuan tangguh ini berhasil membuktikan kemampuannya.

Jumat, 6 Mei 2022
A A
Januarti Jaya Ekaputri. Foto its.ac.id.

Januarti Jaya Ekaputri. Foto its.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Lahir dan besar di Papua, Yani ternyata sempat mengalami kesulitan untuk mengakses fasilitas pendidikan. Beruntung, sang ayah memberikan kebebasan pada Yani untuk berkarya dengan syarat harus bersungguh-sungguh mengerjakan sesuatu.

“Kalau sudah mulai, harus dinikmati prosesnya dan diselesaikan sampai jadi,” ungkap dosen Laboratorium Beton dan Bahan Bangunan ini mengulang pesan ayahnya.

Baca Juga: Ini yang Perlu Diperhatikan dalam Mendesain Lanskap KHDTK Gunung Bromo UNS

Alhasil, Yani berhasil menjadi finalis Lomba Karya Ilmiah Remaja Nasional dengan topik Bandikut, hewan mamalia kecil asal Papua sebagai bahan makanan yang mengandung protein tinggi saat menduduki bangku SMA. Berkat kemenangan itu, ia berkesempatan berangkat ke gedung Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Bogor.

“Di sana saya melihat langsung anak-anak Jawa dan ternyata memang sangat pintar,” kisah Yani.

Yani tak berkecil hati. Ia justru termotivasi untuk berupaya lebih keras dan meningkatkan mutu dirinya untuk bersaing dengan anak di luar Papua. Prinsip itu pula yang dipegang hingga bergelut di dunia kerja saat ini. Dengan selalu melihat perkembangan teknologi dan melihat kebutuhan industri, ia dapat memperbaiki kekurangan dari risetnya.

Yani berpesan, setiap perempuan memiliki hak untuk bermimpi dan menekuni kegemarannya. Selain itu, lakukanlah hal yang sudah dipilih dengan senang hati dalam situasi terburuk sekalipun.

“Ciptakan kebahagiaan kamu sendiri, lakukan dengan sungguh-sungguh apa yang kamu suka,” pesan Yani. [WLC02]

Sumber: its.ac.id

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: ITSJanuarti Jaya EkaputriLomba Karya Ilmiah Remaja Nasionallumpur Lapindo Sidoarjomaterial 3D betonperempuanperiset beton

Editor

Next Post
Ilustrasi anak dengan prokes. Foto huunghidt/pixabay.com.

Hepatitis Akut Serang Saluran Cerna dan Pernafasan, Pakar: Terapkan Prokes 5M

Discussion about this post

TERKINI

  • Penampakan permukaan peraran Danau Toba di Sumatra Utara. Foto Thiadon/Pixabay.com.Penurunan Muka Air Danau Toba Pasca 1984 Ekstrem, Mengapa?
    In Rehat
    Rabu, 22 Juli 2026
  • Dampak diberlakukannya penutupan TPA Piyungan mulai 23 Juli hingga 5 September, sejumlah tumpukan sampah mulai terlihat di Kota Yogyakarta. Foto Forpi Kota Yogyakarta.Proyek PSEL Yogyakarta Ditunda, Mengapa Konsorsium Pemenang Tender Sudah Diumumkan?
    In News
    Selasa, 21 Juli 2026
  • Ilustrasi regenerasi pohon. Foto Agnieszka/Pixabay.com.Mekanisme Regenerasi Pohon dan Nilai Spiritual Ekologis dalam Al-Qur’an
    In IPTEK
    Senin, 20 Juli 2026
  • Kebakaran di TPA Benowo di Surabaya, 19 Juli 2026. Foto Dok. DKPKP Surabaya.TPA Benowo Terbakar, Risiko Sistem Pemrosesan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 20 Juli 2026
  • Mengenal orangutan tapanuli. Foto Dok PPID Kemenlhk.Survei Terbaru Populasi Orangutan Sumatera dan Tapanuli Jadi Pijakan Kebijakan Konservasi
    In News
    Sabtu, 18 Juli 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media