Kamis, 12 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Juli-September 2024 Puncak Karhutla, BMKG Tebar 13 Ton NaCL di Kalbar

Jumat, 28 Juni 2024
A A
Persiapan OMC di Kecamatan Sungai Raya di Kalimantan Barat, Juni 2024. Foto Dok. BMKG.

Persiapan OMC di Kecamatan Sungai Raya di Kalimantan Barat, Juni 2024. Foto Dok. BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Data Pemantau Air Lahan Gambut (Sipalaga) yang dipublikasikan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) menunjukkan sebagian besar lahan gambut yang berada di Kalimantan Barat (Kalbar) sudah mongering. Ketinggian air dalam tanah di bawah 40 cm.

“Ketinggian muka air tanah gambut ini sangat rendah dan menunjukkan status rawan,” kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati di Jakarta, Jumat, 28 Juni 2024.

Berdasarkan data tersebut, Dwikorita menilai Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) penting dilakukan BMKG bersama stakeholder untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kalbar. Sebab karhutla dapat meluas dan berdampak buruk bagi masyarakat luas.

Baca Juga: Terpesona Kegigihan Lansia Ikut Simulasi Evakuasi Mandiri Erupsi Gunung Merapi

Apalagi data Sipongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) 2023 mengindikasikan lahan terbakar di Kalbar mencapai 111.848 hektare.

“Ini sangat luas dan OMC akan berupaya untuk memitigasi agar tidak terulang kejadian serupa,” ujar Dwikorita.

Sementara bulan Juli hingga September 2024, secara historis terjadi puncak karhutla di Kalbar dan provinsi lain yang memiliki kerentanan terhadap karhutla.

Baca Juga: Peneliti UGM Kembangkan Microforest 100 untuk Kontribusi Net Zero Carbon

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Kalimantan BaratkarhutlaKepala BMKG Dwikorita KarnawatiOMC

Editor

Next Post
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Kampus ITS, Juni 2024. Foto BMKG.

Dwikorita Karnawati, Suhu Panas di Kota Besar 30 Tahun Terakhir adalah Efek UHI

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media