Selasa, 3 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kandang Jebak Sukses Atasi Konflik Harimau Sumatera dengan Warga Langkat

Selasa, 6 September 2022
A A
Bestie masuk kandang jebak dalam penanganan konflik harimau sumatera dengan warga Langkat, Sumatera Utara. Foto KSDAE Kementerian LHK.

Bestie masuk kandang jebak dalam penanganan konflik harimau sumatera dengan warga Langkat, Sumatera Utara. Foto KSDAE Kementerian LHK.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Dua bulan terakhir, Juli hingga Agustus 2022, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut) melalui Seksi Wilayah II Stabat menerima laporan, kemunculan Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) di dua desa Kabupaten Langkat, yang menimbulkan konflik harimau sumatera dengan warga di sana.

Laporan kemunculan harimau sumatera diterima BBKSDA Sumut dari masyarakat Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, dan masyarakat dari Desa Sei Serdang, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat.

Dalam penanganan konflik harimau sumatera dengan warga Langkat, BBKSDA Sumut bersama mitra kerjanya, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Information Centre (YOSL-OIC) dan WCS, menerjunkan tim rescue.

Baca Juga: Atasi Konflik Harimau vs Manusia Bukan dengan Jerat, Tapi Kandang Jebak

Penanganan konflik harimau sumatera dengan warga di Kabupaten Langkat, dilakukan BBKSDA Sumut melalui Seksi Wilayah II Stabat beserta para mitra kerjanya, sejak 18 Agustus 2022.

Eskalasi penanganan konflik harimau sumatera dengan warga, ditingkatkan. Alasannya, si Raja Hutan itu kerap muncul. Bahkan, harimau sumatera tersebut mampu kabur meski tiga tembakan bius sudah lakukan tim rescue.

Kepala Seksi Wilayah II Stabat, BBKSDA Sumut, Herbert B.P. Aritonang mengungkapkan, dalam skala peningkatan penanganan konflik harimau sumatera dengan warga di Kabupaten Langkat, tim rescue mengerahkan empat kandang jebak, dua di antaranya kandang jebak darurat terbuat dari kayu.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BBKSDA SumutBestie harimau sumateraharimau sumateraKabupaten Langkatkandang jebak harimaukonflik harimau dengan wargakonflik harimau sumatera dengan warga Langkatpelepasliaran harimau sumaterapopulasi harimau sumaterasatwa liar yang dilindungi

Editor

Next Post
BNPB dan UGM kerjasama pemasangan sistem peringatan dini longsor. Foto dokumen BNPB dampak longsor di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada 18 Juni 2022.

Mitigasi Bencana di Jawa Barat, BNPB-UGM Kerjasama Pemasangan Sistem Peringatan Dini Longsor

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi daerah kepulauan di Indonesia. Foto Walhi.Kritik Walhi, RUU Daerah Kepulauan Hanya Memperkuat Posisi Pemda 
    In News
    Sabtu, 21 Februari 2026
  • Gelombang Rossby Ekuatorial. Foto BRIN.Gelombang Rossby Ekuatorial, Pemicu Hujan Ekstrem di Padang dan Jayapura
    In IPTEK
    Sabtu, 21 Februari 2026
  • Ilustrasi sinkhole. Foto earthenviromental.co.uk.Tak Semua Lubang Raksasa adalah Sinkhole, Pakar Ungkap Tanda-tandanya
    In Lingkungan
    Jumat, 20 Februari 2026
  • Bioplastik dari singkong dan gelatin cangkang telur. Foto BRIN.Bioplastik Berbahan Pati Singkong dan Gelatin Cangkang Telur Ayam Kampung
    In IPTEK
    Jumat, 20 Februari 2026
  • Ilustrasi bercengkerama dengan anjing yang sedang sakit. Foto @prostooleh/freepik.com.Coronavirus Anjing Sulit Menular pada Manusia
    In Rehat
    Kamis, 19 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media