Senin, 29 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kandang Jebak Sukses Atasi Konflik Harimau Sumatera dengan Warga Langkat

Selasa, 6 September 2022
A A
Bestie masuk kandang jebak dalam penanganan konflik harimau sumatera dengan warga Langkat, Sumatera Utara. Foto KSDAE Kementerian LHK.

Bestie masuk kandang jebak dalam penanganan konflik harimau sumatera dengan warga Langkat, Sumatera Utara. Foto KSDAE Kementerian LHK.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Dua bulan terakhir, Juli hingga Agustus 2022, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut) melalui Seksi Wilayah II Stabat menerima laporan, kemunculan Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) di dua desa Kabupaten Langkat, yang menimbulkan konflik harimau sumatera dengan warga di sana.

Laporan kemunculan harimau sumatera diterima BBKSDA Sumut dari masyarakat Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, dan masyarakat dari Desa Sei Serdang, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat.

Dalam penanganan konflik harimau sumatera dengan warga Langkat, BBKSDA Sumut bersama mitra kerjanya, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Information Centre (YOSL-OIC) dan WCS, menerjunkan tim rescue.

Baca Juga: Atasi Konflik Harimau vs Manusia Bukan dengan Jerat, Tapi Kandang Jebak

Penanganan konflik harimau sumatera dengan warga di Kabupaten Langkat, dilakukan BBKSDA Sumut melalui Seksi Wilayah II Stabat beserta para mitra kerjanya, sejak 18 Agustus 2022.

Eskalasi penanganan konflik harimau sumatera dengan warga, ditingkatkan. Alasannya, si Raja Hutan itu kerap muncul. Bahkan, harimau sumatera tersebut mampu kabur meski tiga tembakan bius sudah lakukan tim rescue.

Kepala Seksi Wilayah II Stabat, BBKSDA Sumut, Herbert B.P. Aritonang mengungkapkan, dalam skala peningkatan penanganan konflik harimau sumatera dengan warga di Kabupaten Langkat, tim rescue mengerahkan empat kandang jebak, dua di antaranya kandang jebak darurat terbuat dari kayu.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BBKSDA SumutBestie harimau sumateraharimau sumateraKabupaten Langkatkandang jebak harimaukonflik harimau dengan wargakonflik harimau sumatera dengan warga Langkatpelepasliaran harimau sumaterapopulasi harimau sumaterasatwa liar yang dilindungi

Editor

Next Post
BNPB dan UGM kerjasama pemasangan sistem peringatan dini longsor. Foto dokumen BNPB dampak longsor di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada 18 Juni 2022.

Mitigasi Bencana di Jawa Barat, BNPB-UGM Kerjasama Pemasangan Sistem Peringatan Dini Longsor

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media