Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Keluarga Punya Riwayat Henti Jantung atau Sering Pingsan, Periksakan Jantung Anda

Henti jantung ternyata juga berhubungan dengan faktor keturunan. Jika keluarga anda punya riwayat henti jantung atau sering pingsan, maka segera periksakan jantung anda.

Selasa, 1 Februari 2022
A A
Ilustrasi irama jantung. Foto PublicDomainPictures/pixabay.com.

Ilustrasi irama jantung. Foto PublicDomainPictures/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Langkah ini sangat penting bagi anggota masyarakat untuk memahami cara-cara bantuan hidup dasar. Dan Habibie meminta kepada setiap pemangku kebijakan untuk menyediakan AED sehingga dapat membantu korban dengan henti jantung mendadak.

Baca Juga: Anda Batuk karena Covid-19 atau Bukan, Bisa Dideteksi Alat Ini

Sedangkan pencegahannya, apabila ada keluarga yang punya riwayat meninggal mendadak pada usia muda atau riwayat sering pingsan, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter jantung.

“Untuk mencari kemungkinan ada gangguan irama atau struktur jantung yang dapat menyebabkan henti jantung pada masa mendatang,” kata Habibie.

Lebih fatal ketimbang serangan jantung

Henti jantung ternyata berbeda dengan serangan jantung. Secara terminologi, serangan jantung adalah tersumbatnya pembuluh darah koroner yang mendadak yang biasanya mengakibatkan nyeri dada hebat.

Sedangkan henti jantung biasanya diakibatkan karena gangguan irama yang fatal dan bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti serangan jantung, faktor genetik atau keturunan, hingga gagal jantung.

Baca Juga: Pakar Kesehatan: Narasi Varian Omicron Tak Seganas Delta Jangan Bikin Masyarakat Terlena

“Henti jantung biasanya lebih mematikan dibanding serangan jantung,” imbuh Habibie.

Henti jantung pada usia muda, sebenarnya merupakan kasus yang sangat jarang. Apalagi berkaitan dengan gangguan irama. Sedangkan beberapa penyakit genetik atau keturunan yang dapat mengakibatkan henti jantung mendadak, di antaranya Sindrom Brugada, Sindrom Long QT, dan kardiomiopati hipertrofik. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: AEDbegadanggangguan irama jantunghenti jantungpijat jantungRumah Sakit Universitas Sebelas Maretserangan jantungUNS

Editor

Next Post
Presiden Joko Widodo. Foto presidenri.go.id.

Hadapi Omicron: PPKM Dievaluasi dan Pintu Masuk Internasional Bali Dibuka Lagi

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media