Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Keluarga Punya Riwayat Henti Jantung atau Sering Pingsan, Periksakan Jantung Anda

Henti jantung ternyata juga berhubungan dengan faktor keturunan. Jika keluarga anda punya riwayat henti jantung atau sering pingsan, maka segera periksakan jantung anda.

Selasa, 1 Februari 2022
A A
Ilustrasi irama jantung. Foto PublicDomainPictures/pixabay.com.

Ilustrasi irama jantung. Foto PublicDomainPictures/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Langkah ini sangat penting bagi anggota masyarakat untuk memahami cara-cara bantuan hidup dasar. Dan Habibie meminta kepada setiap pemangku kebijakan untuk menyediakan AED sehingga dapat membantu korban dengan henti jantung mendadak.

Baca Juga: Anda Batuk karena Covid-19 atau Bukan, Bisa Dideteksi Alat Ini

Sedangkan pencegahannya, apabila ada keluarga yang punya riwayat meninggal mendadak pada usia muda atau riwayat sering pingsan, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter jantung.

“Untuk mencari kemungkinan ada gangguan irama atau struktur jantung yang dapat menyebabkan henti jantung pada masa mendatang,” kata Habibie.

Lebih fatal ketimbang serangan jantung

Henti jantung ternyata berbeda dengan serangan jantung. Secara terminologi, serangan jantung adalah tersumbatnya pembuluh darah koroner yang mendadak yang biasanya mengakibatkan nyeri dada hebat.

Sedangkan henti jantung biasanya diakibatkan karena gangguan irama yang fatal dan bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti serangan jantung, faktor genetik atau keturunan, hingga gagal jantung.

Baca Juga: Pakar Kesehatan: Narasi Varian Omicron Tak Seganas Delta Jangan Bikin Masyarakat Terlena

“Henti jantung biasanya lebih mematikan dibanding serangan jantung,” imbuh Habibie.

Henti jantung pada usia muda, sebenarnya merupakan kasus yang sangat jarang. Apalagi berkaitan dengan gangguan irama. Sedangkan beberapa penyakit genetik atau keturunan yang dapat mengakibatkan henti jantung mendadak, di antaranya Sindrom Brugada, Sindrom Long QT, dan kardiomiopati hipertrofik. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: AEDbegadanggangguan irama jantunghenti jantungpijat jantungRumah Sakit Universitas Sebelas Maretserangan jantungUNS

Editor

Next Post
Presiden Joko Widodo. Foto presidenri.go.id.

Hadapi Omicron: PPKM Dievaluasi dan Pintu Masuk Internasional Bali Dibuka Lagi

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media