Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kemarau Panjang, Pendampingan Penyuluh Pertanian untuk Mitigasi Risiko

Selasa, 10 Maret 2026
A A
Ilustrasi gagal panen. Foto ID 12019/pixabay.com.

Ilustrasi gagal panen. Foto ID 12019/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau tiba lebih awal, berlangsung lebih lama, sekaligus memiliki intensitas hujan lebih rendah dibandingkan rata-rata. Prediksi kemarau yang akan terjadi pada April akan memengaruhi sektor pertanian yang bergantung dengan sumber daya air, baik dari air hujan maupun air irigasi.

“Kemarau yang panjang menyebabkan gagal tanam dan gagal panen, yang ujung-ujungnya tentunya akan menurunkan produksi pertanian,” kata Dosen Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Bayu Dwi Apri Nugroho, Selasa, 10 Mare 2026.

Untuk menghadapi musim kemarau yang lebih panjang sekaligus lebih kering ini, Bayu menilai pelaku di sektor pertanian perlu beradaptasi. Komunikasi lebih intensif antara petani dan penyuluh menjadi salah satu kunci dalam adaptasi dan mitigasi. Acapkali petani kurang mendapatkan informasi terkait kondisi cuaca yang tidak menentu.

Baca juga: Atasi Pencemaran Racun Pestisida Sungai Cisadane dengan 10 Ribu Liter Eco Enzyme

Pendampingan yang intensif dari penyuluh diharapkan bisa mitigasi ancaman dampak gagal tanam dan gagal panen.

“Petani dan penyuluh menjadi kunci sukses di level bawah dalam menghadapi kemarau yang panjang,” ucap dia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Fakultas Teknologi Pertanian UGMgagal panenGagal Tanamkemarau panjangmitigasi risiko

Editor

Next Post
TPA Bantargebang di Bekasi longsor, 8 Maret 2026. Foto KLH/BPLH.

TPA Bantargebang Longsor Lagi, Pemerintah Harus Reformasi Tata Kelola Sampah

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media