Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kematian Banyak Lebah Madu Penanda Ada Pencemaran Lingkungan

Ketika lingkungan tercemar, lebah madu dapat menunjukkan sejumlah perubahan yang mudah diamati.

Rabu, 20 Agustus 2025
A A
Lebah madu. Foto PollyDot/pixabay.com.

Lebah madu. Foto PollyDot/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Lebah madu memiliki potensi besar sebagai bioindikator atau “detektor” alami bagi kesehatan lingkungan.

“Lebah madu dapat mendeteksi pencemaran melalui berbagai indikator biologis,” ujar Guru Besar Departemen Biologi IPB University, Prof. Rika Raffiudin dalam wawancara terkait peran penting lebah dalam ekosistem serta respons mereka terhadap perubahan lingkungan, Senin, 11 Agustus 2025.

Ketika lingkungan tercemar, lebah madu dapat menunjukkan sejumlah perubahan yang mudah diamati. Salah satu tanda paling jelas adalah meningkatnya jumlah lebah yang mati setelah mengonsumsi molekul berbahaya dari udara atau tanaman di sekitarnya.

Baca juga: TPPAS Lulut-Nambo untuk Olah Sampah Empat Daerah Mangkrak 10 Tahun

Bioindikator lainnya adalah cairnya sebagian lilin sarang sebagai penanda peningkatan suhu berkepanjangan. Juga keberadaan pestisida dan logam berat dalam madu atau produk lebah lainnya, dan penurunan ukuran koloni lebah.

Menurut Rika, lebah madu merupakan salah satu makhluk paling menakjubkan. Mereka hidup dalam koloni yang terorganisasi dan memilki kerja sama antar individunya menjadi inspirasi bagi manusia.

Selain menghasilkan produk bernilai seperti madu, lilin, royal jelly, serbuk sari, propolis, dan venom lebah, lebah madu juga berperan sebagai penyerbuk utama yang meningkatkan produktivitas berbagai tanaman hortikultura.

Baca juga: Penumpukan Sampah Menjadi Sumber Peningkatan Kasus Leptospirosis

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Departemen Biologi IPB Universitydetektor pencemaran lingkunganlebah maduVolatile Organic Compound

Editor

Next Post
Mobil berkarat. Foto danielsfotowelt/pixabay.com.

Teknologi Zat Antikarat Dikembangkan dari Ubi Ungu hingga Tembakau

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media