Sabtu, 27 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kisah Dosen-dosen IPB Pulang Kampung Melestarikan Hutan dan Lingkungan

Sejumlah upaya pelestarian lingkungan dilakukan dosen-dosen IPB University dipraktikkan di kampung halaman. Seperti apa kegiatannya?

Minggu, 24 Juli 2022
A A
Ilustrasi pencemaran sampah di perairan. Foto yogendras3/pixabay.com.

Ilustrasi pencemaran sampah di perairan. Foto yogendras3/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Ketua Tim Dospulkam IPB University untuk Perhutanan Sosial Kabupaten Banyuwangi, M. Agung Zaim Adzkiya menyebut, potensi perhutanan sosial sangat menjanjikan, mengingat Banyuwangi memiliki luas areal hutan lebih dari 110 ribu hektare. Luasan yang memadai itu dapat menghasilkan beragam produk kehutanan, seperti getah karet dan pinus. Perhutanan sosial juga dapat menghasilkan produk pangan, seperti singkong, jagung, kakao, kopi ginseng porang dan lain sebagainya.

Baca Juga: Selamatkan Hutan Damar, KTH Kofarwis Dianugerahi Kalpataru 2022

Lewat peningkatan pengembangan produk pangan, masyarakat diharapkan tidak hanya menjual produk pangan segar saja. Melainkan juga menjual produk setengah jadi, bahkan produk jadi.

“Upaya ini untuk meningkatkan nilai tambah bagi hasil perhutanan sosial, sehingga masyarakat di sekitar pangkuan hutan dapat lebih sejahtera,” kata Agung saat pelatihan.

Ada tiga kegiatan utama dalam program Dospulkam, yaitu pengembangan produk pangan, pemasaran produk, dan penguatan kelembagaan. Pemasaran produk, menurut Dosen Sekolah Vokasi IPB University Medhanita Dewi Renanti merupakan kendala umum yang dihadapi masyarakat. Harga jual produk rendah karena masyarakat tidak atau belum sepenuhnya mengetahui akses pasar untuk menjual produk dengan harga yang layak.

“Solusinya dengan melakukan pelatihan digital marketing kepada anggota LMDH Mitra Hutan Lestari dan LMDH lain di sekitarnya, sehingga akses pasar terbuka lebar,” terang Medhanita.

Sedangkan penguatan kelembagaan dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kelembagaan, baik di tingkat Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) maupun Satuan Kerja (satker) di bawah LMDH.

Baca Juga: Stop Perundungan Anak, Orang Tua dan Guru Harus Lakukan Pencegahan

Anggota Kelompok Kerja Nasional (Pokjanas) Perhutanan Sosial yang juga Dosen Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University, Soni Trison menambahkan, kelembagaan yang kuat dan saling mendukung akan meningkatkan kualitas, akuntabilitas, dan sustainability lembaga perhutanan sosial. Di sisi lain, juga perlu memetakan masyarakat sekitar hutan untuk mensinergikan kekuatan pengetahuan dan pengalaman dari generasi sebelumnya kepada generasi milenial.

Hasil pelatihan kelembagaan menyepakati pembentukan klaster generasi milenial yang akan berfokus pada pengembangan produk pangan dan olahannya serta digital marketing.

“Generasi pendahulu lebih fokus dalam peningkatan kualitas dan kuantitas serta keragaman hasil hutan perhutanan sosial,” jelas Soni.

Perwakilan Perum Perhutani Banyuwangi Barat, Sugeng menambahkan kawasan perhutanan sosial akan mampu menjadi kawasan penyangga ketahanan pangan selain menjaga kelestarian lingkungan. [WLC02]

Sumber: ipb.ac.id

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BanyuwangiDanau TobaDospulkamIPB UniversityMelestarikan hutan dan lingkunganperhutanan sosial

Editor

Next Post
Kapal SB Cramoil Equity asal Singapura yang menyelundupkan limbah B3 ke Indonesia. Foto ppid.menlhk.go.id.

Nahkoda Kapal Penyelundup Limbah B3 dari Singapura Dihukum 7 Tahun Penjara

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media