Sabtu, 18 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Klaim Earphone Bluetooth Berbahaya Bagi Otak Belum Ada Bukti Ilmiah

Risiko kesehatan yang lebih realistis justru berkaitan dengan pola penggunaan.

Rabu, 25 Februari 2026
A A
Ilustrasi pengguna earphone bluetooth. Foto freepik.com.

Ilustrasi pengguna earphone bluetooth. Foto freepik.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Ia juga mengingatkan potensi gangguan fokus dan keselamatan saat berkendara atau beraktivitas di ruang public. Sebab pengguna dapat kehilangan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.

Keluhan muskuloskeletal dan kelelahan akibat kebiasaan menunduk lama serta screentime panjang turut menjadi perhatian.

Baca juga: Nanas, Buah Tropis Atasi Radang Sendi hingga Masalah Pencernaan

Terkait studi Zhou, dkk (2024) yang mencoba mengaitkan penggunaan headphone bluetooth dengan luaran tertentu, seperti benjolan kelenjar gondok, Widya menilai desain penelitian tersebut sulit membuktikan hubungan sebab-akibat.

“Perlu kehati-hatian dalam interpretasinya,” kata dia.

Langkah pencegahannya, ia menyarankan penggunaan volume secukupnya, membatasi durasi dengan jeda teratur, menjaga kebersihan earphone, serta mengutamakan keselamatan.

Jika telinga nyeri, gatal berat, keluar cairan, berdenging menetap, atau pendengaran menurun, maka hentikan sementara dan periksa ke dokter. Ia juga menganjurkan penggunaan earphone dengan konduksi tulang (bone conduction) dalam situasi tertentu. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Earphone BluetoothFakultas Kedokteran dan Gizi IPB UniversityKanker Otak

Editor

Next Post
Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.

Walhi: Konsep Hak Pengelolaan dan Bank Tanah Merampas Hak Rakyat atas Tanah

Discussion about this post

TERKINI

  • Tanah longsor di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Mei 2026. Foto BPBDKabupaten Bogor.Pulau Jawa Hadapi Tekanan Ekologis, Negara Harus Hentikan Perampasan Ruang Hidup
    In News
    Kamis, 16 Juli 2026
  • Ilustrasi bocah minum air karena kepanasan. Foto Pezibear/Pixabay.com.Kesadaran Masyarakat atas Heatstroke dan Heat Stress Rendah, Ini Alasannya
    In IPTEK
    Jumat, 10 Juli 2026
  • Ilustrasi orang mengalami heatstroke. Foto Cloud Purple/Pixabay.com.Alarm Dua Kematian Bulan Juni, Heatstroke dan Heat Stress Belum Jadi Perhatian 
    In IPTEK
    Kamis, 9 Juli 2026
  • Ilustrasi tanaman sorgum. Foto RJA1988/Pixabay.com.Kerentanan Pangan Akibat El Nino dan Kemarau Panjang 2026: Kekeringan hingga Ancaman Hama
    In IPTEK
    Senin, 29 Juni 2026
  • Penambangan nikel. Foto djkn.kemenkeu.go.id.Walhi: Kemiskinan Indonesia Naik Akibat Ekonomi Dibangun di Atas Kerusakan Lingkungan
    In News
    Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media