Selasa, 1 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Klaim Earphone Bluetooth Berbahaya Bagi Otak Belum Ada Bukti Ilmiah

Risiko kesehatan yang lebih realistis justru berkaitan dengan pola penggunaan.

Rabu, 25 Februari 2026
A A
Ilustrasi pengguna earphone bluetooth. Foto freepik.com.

Ilustrasi pengguna earphone bluetooth. Foto freepik.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Ia juga mengingatkan potensi gangguan fokus dan keselamatan saat berkendara atau beraktivitas di ruang public. Sebab pengguna dapat kehilangan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.

Keluhan muskuloskeletal dan kelelahan akibat kebiasaan menunduk lama serta screentime panjang turut menjadi perhatian.

Baca juga: Nanas, Buah Tropis Atasi Radang Sendi hingga Masalah Pencernaan

Terkait studi Zhou, dkk (2024) yang mencoba mengaitkan penggunaan headphone bluetooth dengan luaran tertentu, seperti benjolan kelenjar gondok, Widya menilai desain penelitian tersebut sulit membuktikan hubungan sebab-akibat.

“Perlu kehati-hatian dalam interpretasinya,” kata dia.

Langkah pencegahannya, ia menyarankan penggunaan volume secukupnya, membatasi durasi dengan jeda teratur, menjaga kebersihan earphone, serta mengutamakan keselamatan.

Jika telinga nyeri, gatal berat, keluar cairan, berdenging menetap, atau pendengaran menurun, maka hentikan sementara dan periksa ke dokter. Ia juga menganjurkan penggunaan earphone dengan konduksi tulang (bone conduction) dalam situasi tertentu. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Earphone BluetoothFakultas Kedokteran dan Gizi IPB UniversityKanker Otak

Editor

Next Post
Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.

Walhi: Konsep Hak Pengelolaan dan Bank Tanah Merampas Hak Rakyat atas Tanah

Discussion about this post

TERKINI

  • Karhutla di lahan gambut. Foto Dok. Walhi.Ribuan Titik Api di Lahan Gambut dan Konsesi, Walhi: Bukti Negara Gagal Memaksa Korporasi Bertanggung Jawab
    In Lingkungan
    Senin, 31 Agustus 2026
  • Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra utara, 31 Agustus 2026 pukul 11.19. Foto Dok. Magma Indonesia.Gunung Sinabung Berstatus Siaga, PVMBG: Dimungkinkan Terjadi Erupsi Lebih Besar
    In Bencana
    Senin, 31 Agustus 2026
  • Upaya pemadaman karhutla di Kalimantan, 23 agustus 2026. Foto Dok. BNPB.Karhutla Kalimantan, Legislator: Warga Lokal Tak Bisa Terus Disalahkan, Cabut Izin Korporasi yang Terlibat
    In News
    Senin, 24 Agustus 2026
  • Penanganan karhutla di Lampung Timur, 21 Agustus 2026. Foto Dok. BNPB.Karhutla Berulang Bukan Fenomena Iklim, Walhi: Akibat Negara Salah Urus Tak Sampai Akar Masalah
    In Lingkungan
    Senin, 24 Agustus 2026
  • Titik-titik api karhutla di Pulau Kalimantan. Foto Istimewa.Hukuman Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan: Cabut Izin dan Pulihkan Lingkungan!
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media