Selasa, 21 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Klaim Earphone Bluetooth Berbahaya Bagi Otak Belum Ada Bukti Ilmiah

Risiko kesehatan yang lebih realistis justru berkaitan dengan pola penggunaan.

Rabu, 25 Februari 2026
A A
Ilustrasi pengguna earphone bluetooth. Foto freepik.com.

Ilustrasi pengguna earphone bluetooth. Foto freepik.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Beredarnya anggapan bahwa earphone bluetooth berbahaya bagi otak akibat efek radiasi diluruskan Dosen Ilmu Biomedik Biologi Sel dan Molekuler Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Widya Eka Nugraha. Dari sudut pandang medis, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang konsisten menunjukkan penggunaan earphone bluetooth merusak otak manusia.

“Tidak semua radiasi berbahaya bagi tubuh manusia. Dampaknya bergantung pada jenis radiasi, besar paparan, durasi, serta jaraknya,” ucap Widya.

Bluetooth memancarkan gelombang radio atau radio frequency (RF) yang termasuk radiasi non-ionisasi. Radiasi ini berbeda dengan radiasi pengion seperti sinar X (X-ray) atau sinar gamma yang diketahui dapat merusak DNA pada dosis tertentu.

Pada paparan RF, mekanisme efek biologis yang terjadi adalah pemanasan jaringan (thermal effect). Ia mengklaim, sejauh ini alat bluetooth yang beredar di pasaran memenuhi standar keamanan dan tidak memberikan efek yang signifikan terhadap jaringan tubuh manusia.

Baca juga: Waspada Penularan Penyakit Campak

Mengutip tinjauan sistematis Karipidis, dkk (2024) mengenai paparan RF dan risiko kanker, termasuk tumor otak. Bahwa kesimpulan, penelitian tersebut adalah paparan dari penggunaan ponsel dimungkinkan tidak meningkatkan risiko kanker otak.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejak 2010 juga menyatakan riset tidak menunjukkan bukti konsisten adanya dampak kesehatan merugikan dari paparan RF pada level di bawah batas aman.

Alih-alih radiasi, Widya menekankan risiko kesehatan yang lebih realistis justru berkaitan dengan pola penggunaan. Gangguan pendengaran akibat volume terlalu keras dan durasi terlalu lama sebagai risiko paling sering ditemui di layanan klinik.

Selain itu, terdapat risiko infeksi telinga luar apabila earphone dipakai lama dalam kondisi lembap, jarang dibersihkan, atau digunakan bergantian.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Earphone BluetoothFakultas Kedokteran dan Gizi IPB UniversityKanker Otak

Editor

Next Post
Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.

Walhi: Konsep Hak Pengelolaan dan Bank Tanah Merampas Hak Rakyat atas Tanah

Discussion about this post

TERKINI

  • Dampak diberlakukannya penutupan TPA Piyungan mulai 23 Juli hingga 5 September, sejumlah tumpukan sampah mulai terlihat di Kota Yogyakarta. Foto Forpi Kota Yogyakarta.Proyek PSEL Yogyakarta Ditunda, Mengapa Konsorsium Pemenang Tender Sudah Diumumkan?
    In News
    Selasa, 21 Juli 2026
  • Ilustrasi regenerasi pohon. Foto Agnieszka/Pixabay.com.Mekanisme Regenerasi Pohon dan Nilai Spiritual Ekologis dalam Al-Qur’an
    In IPTEK
    Senin, 20 Juli 2026
  • Kebakaran di TPA Benowo di Surabaya, 19 Juli 2026. Foto Dok. DKPKP Surabaya.TPA Benowo Terbakar, Risiko Sistem Pemrosesan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 20 Juli 2026
  • Mengenal orangutan tapanuli. Foto Dok PPID Kemenlhk.Survei Terbaru Populasi Orangutan Sumatera dan Tapanuli Jadi Pijakan Kebijakan Konservasi
    In News
    Sabtu, 18 Juli 2026
  • Tanah longsor di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Mei 2026. Foto BPBDKabupaten Bogor.Pulau Jawa Hadapi Tekanan Ekologis, Negara Harus Hentikan Perampasan Ruang Hidup
    In News
    Kamis, 16 Juli 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media