Selasa, 16 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Nanas, Buah Tropis Atasi Radang Sendi hingga Masalah Pencernaan

Dengan produksi melimpah dan kandungan gizi yang lengkap, nanas berpotensi menjadi salah satu buah unggulan dalam mendukung gaya hidup sehat masyarakat Indonesia.

Selasa, 24 Februari 2026
A A
Ilustrasi buah nanas. Foto freepik.com.

Ilustrasi buah nanas. Foto freepik.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Indonesia tercatat menjadi produsen nanas terbesar di dunia dengan volume produksi lebih dari 3,2 juta ton per tahun. Angka tersebut jauh mengungguli negara-negara lain penghasil buah tropis ini yang didominasi negara-negara beriklim tropis global, seperti di kawasan Asia, Amerika Latin, dan Afrika. Capaian Indonesia menunjukkan potensi besar sektor hortikultura nasional, sekaligus membuka peluang peningkatan konsumsi dalam negeri berbasis pangan bergizi.

Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Prof. Ahmad Sulaeman menjelaskan nanas bukan sekadar buah tropis yang menyegarkan. Nanas sudah diakui banyak manfaatnya bagi kesehatan, antara lain kandungan seratnya yang bagus untuk pencernaan.

Buah dengan nama Latin, Ananas comosus ini dikenal berwarna kuning cerah dengan rasa manis segar berpadu sedikit asam. Di balik cita rasanya, nanas menyimpan beragam zat gizi penting. Nanas mengandung karbohidrat, vitamin larut air terutama vitamin C, serta vitamin B seperti B1, B2, B3, dan B6.

“Vitamin C-nya sangat tinggi, cukup signifikan untuk kebutuhan vitamin kita,” kata Ahmad.

Baca juga: Walhi Tolak Perpanjangan MoU Operasional Freeport di Tanah Papua

Selain itu, nanas juga mengandung mineral seperti kalium, magnesium, dan potasium yang berperan dalam metabolisme dan kesehatan tulang.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Buah TropisFakultas Kedokteran dan Gizi IPB UniversityNanasRadang Sendi

Editor

Next Post
Ilustrasi anak dengan penyakit campak. Foto biofarma.co.id.

Waspada Penularan Penyakit Campak

Discussion about this post

TERKINI

  • Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, Meutia Samira Ismet. Foto itk.ipb.ac.id.Meutia Ismet: Tambang Nikel Teluk Buli Ancam Ekosistem Laut hingga Kesehatan
    In Sosok
    Sabtu, 13 Juni 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Baleg DPR Janjikan RUU Masyarakat Adat Selesai 2026, Apa Saja akan Diatur?
    In Rehat
    Sabtu, 13 Juni 2026
  • Sidang gugatan intervensi Walhi atas kasus gugatan KLH melawan PT TPL di PN Medan, 10 Juni 2026. Foto Dok. Walhi.Gugatan Intervensi Walhi, PT TPL Harus Pulihkan 29.939 Ha Kawasan Terdampak Senilai Rp2,6 Triliun
    In News
    Jumat, 12 Juni 2026
  • Dosen Geologi Fakultas Teknik UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto Kagama.coGayatri Marliyani: Gempa Bumi di Laut Mindanao Umum Terjadi
    In Sosok
    Jumat, 12 Juni 2026
  • Ilustrasi kemarau panjang. Foto Adege/Pixabay.com.BMKG Prediksi El Nino 2026 Bertahan hingga Awal 2027
    In News
    Kamis, 11 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media