Rabu, 9 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Nanas, Buah Tropis Atasi Radang Sendi hingga Masalah Pencernaan

Dengan produksi melimpah dan kandungan gizi yang lengkap, nanas berpotensi menjadi salah satu buah unggulan dalam mendukung gaya hidup sehat masyarakat Indonesia.

Selasa, 24 Februari 2026
A A
Ilustrasi buah nanas. Foto freepik.com.

Ilustrasi buah nanas. Foto freepik.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Indonesia tercatat menjadi produsen nanas terbesar di dunia dengan volume produksi lebih dari 3,2 juta ton per tahun. Angka tersebut jauh mengungguli negara-negara lain penghasil buah tropis ini yang didominasi negara-negara beriklim tropis global, seperti di kawasan Asia, Amerika Latin, dan Afrika. Capaian Indonesia menunjukkan potensi besar sektor hortikultura nasional, sekaligus membuka peluang peningkatan konsumsi dalam negeri berbasis pangan bergizi.

Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Prof. Ahmad Sulaeman menjelaskan nanas bukan sekadar buah tropis yang menyegarkan. Nanas sudah diakui banyak manfaatnya bagi kesehatan, antara lain kandungan seratnya yang bagus untuk pencernaan.

Buah dengan nama Latin, Ananas comosus ini dikenal berwarna kuning cerah dengan rasa manis segar berpadu sedikit asam. Di balik cita rasanya, nanas menyimpan beragam zat gizi penting. Nanas mengandung karbohidrat, vitamin larut air terutama vitamin C, serta vitamin B seperti B1, B2, B3, dan B6.

“Vitamin C-nya sangat tinggi, cukup signifikan untuk kebutuhan vitamin kita,” kata Ahmad.

Baca juga: Walhi Tolak Perpanjangan MoU Operasional Freeport di Tanah Papua

Selain itu, nanas juga mengandung mineral seperti kalium, magnesium, dan potasium yang berperan dalam metabolisme dan kesehatan tulang.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Buah TropisFakultas Kedokteran dan Gizi IPB UniversityNanasRadang Sendi

Editor

Next Post
Ilustrasi anak dengan penyakit campak. Foto biofarma.co.id.

Waspada Penularan Penyakit Campak

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media