Jumat, 10 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Komisi IV DPR Pertanyakan Izin Angkut Kayu Mangrove untuk Arang di Kepri

Rabu, 8 Februari 2023
A A
Ilustrasi pohon mangrove. Foto hbieser/pixabay.com.

Ilustrasi pohon mangrove. Foto hbieser/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Ia menyayangkan adanya produksi arang tersebut karena dapat menyebabkan penggundulan hutan mangrove.

Baca Juga: Memitigasi Bencana di Garis Pantai Kota Padang

“Pemerintah kan sudah membuat Badan Restorasi Gambut dan Mangrove. Tapi mengapa ada kebijakan penebangan mangrovenya?” tanya Sudin.

Terkait perizinan pembuatan arang berbahan baku mangrove tersebut, Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono menyatakan temuan tersebut akan menjadi catatan. Sebelumnya juga telah ada arahan dari Menteri KLHK Siti Nurbaya Abubakar untuk mengevaluasi seluruh perizinan, khususnya yang ada di hutan produksi yang berekosistem mangrove.

Dan Bambang menjelaskan, bahwa KLHK telah mencabut perizinan kegiatan pemanfaatan hutan terhadap tiga perusahaan swasta sejak tahun lalu saat Presiden Joko Widodo memberi arahan agar mangrove menjadi perhatian.

Baca Juga: Ini Pemicu Longsor di Toraja Utara, 155 Warga Mengungsi

“Untuk masyarakat (yang mendapat perizinan kegiatan pemanfaatan hutan di hutan produksi yang berekosistem mangrove), kami memang sedang melakukan evaluasi lanjutan terhadap Ditjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) di seluruh ekosistem mangrove khususnya hutan produksi. Ini memang benar-benar akan kami evaluasi,” papar Bambang.

Apalagi ada temuan, bahwa keluarnya kayu mangrove dari hutan tersebut menggunakan nota angkutan. Sementara sahnya pengakutan kayu dari hutan, salah satunya ditentukan dengan adanya nota angkutan. Pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap Ditjen Penegakan Hukum (Gakkum).

“Kami juga harus hati-hati ketika nota angkutan itu tidak legal atau dibuat oleh pelaku-pelaku di lapangan. Paling tidak, hulu-hilir ini kami jamin bahwa evaluasi perizinan yang harus kami lakukan terhadap seluruh pelaku usaha yang berbasis mangrove yang punya legalitas pasti kami hentikan. Dan kami evaluasi berhenti,” imbuh Bambang. [WLC02]

Sumber: DPR

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: arang ilegalkayu mangroveKementerian LHKKomisi IV DPRnota angkutan

Editor

Next Post
Rambu evakuasi tsunami di Bandara YIA. Foto bmkg.go.id.

Belajar dari Gempa Turki, Dosen UGM dan IPB University Ingatkan Soal Ini

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi tanaman sorgum. Foto RJA1988/Pixabay.com.Kerentanan Pangan Akibat El Nino dan Kemarau Panjang 2026: Kekeringan hingga Ancaman Hama
    In IPTEK
    Senin, 29 Juni 2026
  • Penambangan nikel. Foto djkn.kemenkeu.go.id.Walhi: Kemiskinan Indonesia Naik Akibat Ekonomi Dibangun di Atas Kerusakan Lingkungan
    In News
    Minggu, 28 Juni 2026
  • Ilustrasi forest healing. Foto Pexels/Pixabay.com.Healing Forest Tak Bisa Sembarangan, Apa Syaratnya?
    In Traveling
    Minggu, 28 Juni 2026
  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Rob mengepung rumah nelayan di pesisir utara Jawa Tengah. Foto Iven Sumardiyantoro/peneliti independen.Pembangunan Abaikan Krisis Iklim Mengancam Hak Generasi Anak-anak Pesisir
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media