Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Konflik Orangutan Tapanuli dengan Warga Sipirok Berakhir Menggembirakan

Populasi Orangutan tapanuli, satwa endemik yang persebarannya di wilayah Batang Toru bagian barat dan timur, Sumatera Utara, kini diperkirakan kurang dari 1.000 individu.

Senin, 5 September 2022
A A
Konflik Orangutan tapanuli dengan warga Sipirok berakhir menggembirakan. Foto KSDAE Kementerian LHK.

Konflik Orangutan tapanuli dengan warga Sipirok berakhir menggembirakan. Foto KSDAE Kementerian LHK.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Penanganan konflik Orangutan tapanuli (Pongo tapanuliensis) dengan warga Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, berakhir menggembirakan. Satu individu Orangutan tapanuli berkelamin betina berhasil diselamatkan dan dilepasliarkan ke habitat alamnya.

Upaya penyelamatan Orangutan tapanuli dalam konflik Orangutan dengan warga di Sipirok, dilakukan dalam kurun waktu satu pekan lebih, sejak warga melaporkan kemunculan mawas tapanuli itu di kebun durian di Desa Bulumario, Kecamatan Sipirok.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut) melalui Seksi Konservasi Wilayah V Sipirok, pada 24 Agustus 022, menerima laporan kemunculan satwa yang dilindungi itu.

Baca Juga: Mengenal Orangutan Tapanuli

Laporan diterima BBKSDA Sumut Seksi Konservasi Wilayah V di tengah penanganan konflik Harimau sumatera dengan warga di kawasan Desa Lobu Tayas, Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Penanganan konflik Orangutan tapanuli dengan warga Sipirok mulai dilakukan pada 25 Agustus hingga 3 September 2022.

Pencarian dan penyelamatan Orangutan oleh tim rescue sempat mengalami kendala di antaranya faktor cuaca. Tim dari BBKSDA Sumut Seksi Konservasi Wilayah V bersama Yayasan Scorpion Indonesia dan Yayasan Orangutan Sumatera Lestari–Orangutan Information Centre (YOSL-OIC), dalam pencarian dan penyelamatan Orangutan tapanuli, menemukan sisa-sisa durian milik warga yang telah dimakan mawas tapanuli.

Tim rescue juga menemukan dua sarang Orangutan tapanuli (kelas A), diperkirakan baru dibuat.

Baca Juga: Kejadian-kejadian Kemunculan Beruang Madu di Riau

Penanganan konflik orangutan dengan warga, akhirnya berbuah hasil pada Minggu, 2 September 2022. Tim penyelamatan Orangutan tapanuli menemukan dan menembak bius mawas tapanuli itu.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BBKSDA SumutKabupaten Tapanuli Selatankonflik harimau dengan wargakonflik orangutan dengan wargakonflik orangutan tapanuli dengan warga SipirokKonservasi orangutanKota SipirokMawas tapanuliorangutanPelepasliaran orangutanpenyelamatan orangutanPopulasi orangutanPopulasi orangutan tapanuliProvinsi Sumatera Utara

Editor

Next Post
Bestie masuk kandang jebak dalam penanganan konflik harimau sumatera dengan warga Langkat, Sumatera Utara. Foto KSDAE Kementerian LHK.

Kandang Jebak Sukses Atasi Konflik Harimau Sumatera dengan Warga Langkat

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media