Minggu, 8 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Konflik Orangutan Tapanuli dengan Warga Sipirok Berakhir Menggembirakan

Populasi Orangutan tapanuli, satwa endemik yang persebarannya di wilayah Batang Toru bagian barat dan timur, Sumatera Utara, kini diperkirakan kurang dari 1.000 individu.

Senin, 5 September 2022
A A
Konflik Orangutan tapanuli dengan warga Sipirok berakhir menggembirakan. Foto KSDAE Kementerian LHK.

Konflik Orangutan tapanuli dengan warga Sipirok berakhir menggembirakan. Foto KSDAE Kementerian LHK.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Penanganan konflik Orangutan tapanuli (Pongo tapanuliensis) dengan warga Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, berakhir menggembirakan. Satu individu Orangutan tapanuli berkelamin betina berhasil diselamatkan dan dilepasliarkan ke habitat alamnya.

Upaya penyelamatan Orangutan tapanuli dalam konflik Orangutan dengan warga di Sipirok, dilakukan dalam kurun waktu satu pekan lebih, sejak warga melaporkan kemunculan mawas tapanuli itu di kebun durian di Desa Bulumario, Kecamatan Sipirok.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut) melalui Seksi Konservasi Wilayah V Sipirok, pada 24 Agustus 022, menerima laporan kemunculan satwa yang dilindungi itu.

Baca Juga: Mengenal Orangutan Tapanuli

Laporan diterima BBKSDA Sumut Seksi Konservasi Wilayah V di tengah penanganan konflik Harimau sumatera dengan warga di kawasan Desa Lobu Tayas, Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Penanganan konflik Orangutan tapanuli dengan warga Sipirok mulai dilakukan pada 25 Agustus hingga 3 September 2022.

Pencarian dan penyelamatan Orangutan oleh tim rescue sempat mengalami kendala di antaranya faktor cuaca. Tim dari BBKSDA Sumut Seksi Konservasi Wilayah V bersama Yayasan Scorpion Indonesia dan Yayasan Orangutan Sumatera Lestari–Orangutan Information Centre (YOSL-OIC), dalam pencarian dan penyelamatan Orangutan tapanuli, menemukan sisa-sisa durian milik warga yang telah dimakan mawas tapanuli.

Tim rescue juga menemukan dua sarang Orangutan tapanuli (kelas A), diperkirakan baru dibuat.

Baca Juga: Kejadian-kejadian Kemunculan Beruang Madu di Riau

Penanganan konflik orangutan dengan warga, akhirnya berbuah hasil pada Minggu, 2 September 2022. Tim penyelamatan Orangutan tapanuli menemukan dan menembak bius mawas tapanuli itu.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BBKSDA SumutKabupaten Tapanuli Selatankonflik harimau dengan wargakonflik orangutan dengan wargakonflik orangutan tapanuli dengan warga SipirokKonservasi orangutanKota SipirokMawas tapanuliorangutanPelepasliaran orangutanpenyelamatan orangutanPopulasi orangutanPopulasi orangutan tapanuliProvinsi Sumatera Utara

Editor

Next Post
Bestie masuk kandang jebak dalam penanganan konflik harimau sumatera dengan warga Langkat, Sumatera Utara. Foto KSDAE Kementerian LHK.

Kandang Jebak Sukses Atasi Konflik Harimau Sumatera dengan Warga Langkat

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media