Jumat, 16 Januari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Legislator Kritik Seremonial Bantuan Menteri di Aceh, Puluhan Kampung Masih Terisolasi

Rabu, 14 Januari 2026
A A
KKP mempersiapkan pengiriman 159 ton bantuan ke lokasi bencana Sumatra, 13 Januari 2026. Foto KKP.

KKP mempersiapkan pengiriman 159 ton bantuan ke lokasi bencana Sumatra, 13 Januari 2026. Foto KKP.

Share on FacebookShare on Twitter

Tak masalah bagi Ilham ada penambahan anggaran untuk Kementerian Pertanian, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan. Asalkan digunakan secara efektif untuk pemulihan ekonomi masyarakat.

“Yang penting Pak, action-nya kami tunggu. Kami kepingin sekali lagi, para menteri yang hadir ke Aceh itu betul-betul memberikan action, memberi bantuan di lapangan yang bisa menumbuhkan perekonomian di Aceh,” ucap Ilham.

Baca juga: Alat Deteksi Banjir Energi Surya untuk Antisipasi Banjir Susulan di Bener Meriah

Mereka menegaskan, harapan masyarakat Aceh saat ini adalah ada solusi konkret dari pemerintah. Baik berupa bantuan sementara, program khusus, maupun skema lain yang dapat meringankan beban petani, pekebun, dan petambak terdampak bencana.

Ia mendorong agar skema bantuan tersebut dapat dibahas lebih lanjut bersama kementerian terkait untuk memastikan keberlanjutan kehidupan masyarakat Aceh pascabencana.

Puluhan kampung di Aceh Tengah masih terisolasi

Sementara berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, sedikitnya 26 kampung di sana masih terisolasi. Akses jalan dan jembatan yang putus belum tertangani. Pemerintah Provinsi Aceh memperpanjang status tanggap bencana banjir dan longsor hingga 22 Januari 2026.

Akses jalan darat menuju wilayah terkait terputus dan sulit untuk diakses. Akibatnya, terdapat korban yang belum menyentuh bantuan logistik, bahkan bantuan logistik masih terbatas di sejumlah wilayah.

Baca juga: Satgas DPR Ungkap Empat Masalah Utama Penanganan Bencana Sumatra

Pakar geomorfologi lingkungan, Prof. Djati Mardiatno mengatakan keterisolasian wilayah yang terkena dampak bencana ini dapat diantisipasi melalui jalur udara sebagai sarana penghubung akses bantuan.

“Kalau kondisinya masih seperti itu, mau nggak mungkin harus mencari sarana penghubung lain untuk bisa masuk ke daerah-daerah yang terisolasi tadi. Terpaksa harus melalui jalur udara, nggak ada pilihan lain lagi atau misal melalui jalur sungai,” kata Djati, Rabu, 14 Januari 2026.

Di setiap situasi tanggap darurat sebaiknya telah dirancang rencana kontingensi untuk membantu daerah yang terisolasi.

“Jadi, sebelum kejadian bencana, di dalam rencana kontingensi itu sudah ada skenario itu,” imbuh dia.

Misalnya, jika ada rencana kontingensi dan ada kejadian bencana, maka daerah-daerah yang terisolasi tentunya menjadi prioritas untuk mendapatkan pasokan logistik agar mereka bisa bertahan hidup sementara, terutama pemenuhan kebutuhan-kebutuhan dasar.

Baca juga: Gempa Bumi Magnitudo 7,1 Guncang Kepulauan Talaud

Namun besarnya dampak bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatra belum sepenuhnya menjadikan rencana kontingensi dari pemerintah pusat dan daerah berhasil. Kondisi ini mencerminkan lemahnya perencanaan konektivitas wilayah di daerah rawan bencana.

Ia menambahkan, kerusakan infrastruktur dapat meningkatkan risiko bencana. Apalagi disebabkan pembukaan hutan yang menyebabkan kemampuan lahan untuk dapat menyerap air hujan berkurang.

Jika terjadi hujan ekstrem, maka air hujan lebih banyak mengalir menjadi aliran pembukaan yang dapat memicu erosi, longsor, banjir, dan banjir bandang. Termasuk juga bertambahnya kerusakan infrastruktur. [WLC02]

Sumber: DPR, UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Bencana SumatraKabupaten Aceh TengahKomisi IV DPRRencana Kontingensi

Editor

Next Post
Ilustrasi penyakit kulit. Foto Miller_Eszter/pixabay.com

Prevalensi Penderita Kusta di DIY Terendah, Tapi Tiap Bulan Ada Pasien Baru

Discussion about this post

TERKINI

  • WHO Goodwill Ambassador for Leprosy Elimination, Yohei Sasakawa dan Menkes Budi Gunadi Sadikin berkunjung ke Sampang, Madura dalam program eliminasi kusta, 8 Juli 2025. Foto Dok. Kemenkes.Jangan Takut Periksa Kusta, Sepekan Usai Diobati Tak Menular Lagi
    In Rehat
    Kamis, 15 Januari 2026
  • Penampakan huntara dari kayu hanyutan di Aceh. Foto Dok. Rumah Zakat.Kayu Hanyutan Jadi Huntara, Biar Penyintas Aceh Tak Terlalu Lama Hidup di Tenda
    In Rehat
    Kamis, 15 Januari 2026
  • Ilustrasi penyakit kulit. Foto Miller_Eszter/pixabay.comPrevalensi Penderita Kusta di DIY Terendah, Tapi Tiap Bulan Ada Pasien Baru
    In Rehat
    Rabu, 14 Januari 2026
  • KKP mempersiapkan pengiriman 159 ton bantuan ke lokasi bencana Sumatra, 13 Januari 2026. Foto KKP.Legislator Kritik Seremonial Bantuan Menteri di Aceh, Puluhan Kampung Masih Terisolasi
    In News
    Rabu, 14 Januari 2026
  • Ilustrasi makanan kaleng. Foto MabelAmber/pixabay.com.Jangan Sepelekan Kemasan Kaleng Makanan yang Penyok, Gembung dan Berkarat
    In IPTEK
    Selasa, 13 Januari 2026
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media