Selasa, 2 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Prevalensi Penderita Kusta di DIY Terendah, Tapi Tiap Bulan Ada Pasien Baru

Yang terpenting, masyarakat diimbau untuk menghilangkan stigma sosial yang menjadi salah satu penghambat pengobatan para penderita.

Rabu, 14 Januari 2026
A A
Ilustrasi penyakit kulit. Foto Miller_Eszter/pixabay.com

Ilustrasi penyakit kulit. Foto Miller_Eszter/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Penyakit kusta atau lepra termasuk penyakit menular yang disebabkan bakteri Mycobacterium leprae. Penyakit ini bersifat kronis menahun yang apabila tidak diobati sedari awal dapat menyebabkan cacat permanen pada stadium terminal.

Angka prevalensi penyakit kusta di beberapa daerah masih tinggi seperti Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua. Sementara di DI Yogyakarta memiliki angka prevalensi paling rendah, tetapi hingga saat ini masih ditemukan penyakitnya.

“Setiap bulan saya mendapat pasien baru. Artinya, penularan penyakit itu masih terjadi terus di masyarakat,” ungkap Guru Besar Departemen Dermatologi dan Venereologi FK-KMK UGM Prof. Hardyanto Soebono di Kampus UGM, Senin, 12 Januari 2026.

Baca juga: Legislator Kritik Seremonial Bantuan Menteri di Aceh, Puluhan Kampung Masih Terisolasi

Perlu beberapa upaya yang harus dilakukan untuk mengurangi penularan. Seperti memberikan edukasi yang terus dilakukan, terutama di daerah dengan indeks tinggi. Kemudian masyarakat melakukan deteksi dini untuk segala jenis penyakit agar dapat segera diobati.

Persediaan obat juga harus terus ada dan merata di seluruh daerah. Yang terpenting, masyarakat diimbau untuk menghilangkan stigma sosial yang menjadi salah satu penghambat pengobatan para penderita.

“Penyakit kusta seratus persen dapat disembuhkan apabila belum mengalami cacat permanen,” kata dia.

Baca juga: Jangan Sepelekan Kemasan Kaleng Makanan yang Penyok, Gembung dan Berkarat

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: FK-KMK UGMKulit Mati RasaPenyakit Kulitpenyakit kustaPenyakit Lepra

Editor

Next Post
Penampakan huntara dari kayu hanyutan di Aceh. Foto Dok. Rumah Zakat.

Kayu Hanyutan Jadi Huntara, Biar Penyintas Aceh Tak Terlalu Lama Hidup di Tenda

Discussion about this post

TERKINI

  • Tim dari BMKg melakukan inpeksi sistempemantauan gempa dan tsunami di Bali, 27 Desember 2024. Foto Dok. BMKG.Pengembangan Sistem Geohazard Gempa Bumi yang Akurat dan Real Time
    In IPTEK
    Rabu, 27 Mei 2026
  • Dampak bencana ekologis di Sumatra. Foto Kementerian Kehutanan.Andalas Pastikan Ruang dan Penghidupan Bentang Alam Sumatra Kritis
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Mei 2026
  • Ilustrasi daging kurban dibungkus daun jati. Foto kemenagsidoarjo.com.Tantangan Pascakurban: Pengolahan Limbah, Penyimpanan Daging dan Risiko Zoonosis
    In Rehat
    Selasa, 26 Mei 2026
  • Ilustrasi PLTU batu bara. Foto jplenio/pixabay.comWalhi Region Jawa Desak Pensiunkan Dini Pembangkit Listrik Energi Fosil
    In News
    Senin, 25 Mei 2026
  • Ilustrasi kuda laut. Foto Aristal/Pixabay.com.Spesies Kuda Laut di Indonesia Terancam Penangkapan Tanpa Batas
    In Rehat
    Minggu, 24 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media