Selasa, 11 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Longsor Tambang di Solok Berada di Zona Potensi Gerakan Tanah

Minggu, 29 September 2024
A A
Peta lokasi gerakan tanah di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Foto Kementerian ESDM.

Peta lokasi gerakan tanah di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Foto Kementerian ESDM.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Anggota DPR dan Akademisi Satu Suara Tolak Kebijakan Ekspor Pasir Laut

Antisipasi longsor susulan

Mengingat curah hujan masih tinggi, PVMBG merekomendasikan langkah antisipasi potensi longsoran susulan.

Pertama, warga yang beraktifitas di sekitar lokasi tetap waspada apabila terjadi hujan yang berlangsung lama karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

Kedua, warga, aparat maupun tim yang bertugas melakukan evakuasi harus mengantisipasi potensi longsoran susulan. Sebab daerah tersebut masih rawan longsor serta material longsoran masih banyak, terutama saat turun hujan.

Baca Juga: Yang Unik dari Bencana Palu 2018 , Gempa Bumi Berpusat di Darat yang Memicu Tsunami

Ketiga, tidak melakukan pengembangan pemukiman di area terdampak pergerakan tanah.

Keempat, daerah bekas tambang ilegal harus segera direhabilitasi dengan menanami kembali vegetasi yang sesuai untuk mengembalikan fungsi lahan sebagai penahan air dan tanah. Reklamasi lahan dengan menggunakan teknik penghijauan serta pengembalian kondisi tanah yang stabil adalah langkah penting dalam pemulihan lingkungan.

Kelima, di lokasi tambang legal atau bekas tambang perlu dipastikan adanya sistem drainase yang mampu menyalurkan air hujan dengan baik agar tidak terkumpul di lereng-lereng yang rawan.  Sistem drainase yang baik akan mengurangi infiltrasi air yang berlebihan ke dalam tanah.

Baca Juga: Widiyatno, Perlindungan Spesies Asli dan Keragaman Genetik Hutan Tropis Lewat Enrichment Planting

Keenam, tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu kestabilan lereng, seperti pemotongan lereng.

Ketujuh, penguatan pengawasan terhadap tambang ilegal disertai dengan pengaturan dan pemberian izin yang lebih ketat terhadap tambang legal dapat mengurangi aktivitas tambang yang merusak lingkungan.

Kedelapan, meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan mengenai dampak buruk dari tambang ilegal serta risiko yang bisa ditimbulkannya terhadap lingkungan dan keselamatan mereka sendiri.

Kesembilan, masyarakat agar selalu mengikuti arahan dari aparat pemerintah setempat dan BPBD. [WLC02]

Sumber: Kementerian ESDM, BNPB

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: gerakan tanahKabupaten Soloklongsor tambang Solokpenggalian lerengPeta Zona Kerentanan Gerakan Tanah Sumatera Barattambang ilegal

Editor

Next Post
Poster Presiden Jokowi bersalaman dengan Presiden RRT terkait proyek eco-city Rempang. Foto Walhi.

Begini Kongkalikong Proyek Swasta Disulap Jadi PSN Rempang

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media