Senin, 24 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mahasiswa ITB Edukasi Dampak Kenaikan Suhu Bumi Lewat Bara Senyap

Rabu, 9 Oktober 2024
A A
Gelaran "Bara Senyap" untuk edukasi atasi peningkatan suhu bumi. Foto Chysara Rabani/Humas ITB.

Gelaran "Bara Senyap" untuk edukasi atasi peningkatan suhu bumi. Foto Chysara Rabani/Humas ITB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Mahasiswa Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung (ITB) Angkatan 2023 melakukan edukasi massa kampus mengenai suhu bumi yang semakin panas setiap tahunnya. Edukasi itu dikemas dalam acara bertajuk “Bara Senyap” di Lapangan Cinta, ITB Kampus Ganesha pada 30 September 2024 lalu. Sekitar 500 peserta hadir dalam acara itu.

Sesuai namanya mempunyai makna mendalam. Kata “Bara” menggambarkan suhu bumi yang semakin panas dan tidak pernah menurun. Sementara “Senyap” melambangkan suhu bumi yang meningkat sedikit demi sedikit dan sangat terasa dampaknya masa sekarang. Selain itu, “Senyap” juga mencerminkan manusia yang walaupun mengetahui dan merasakan dampak dari kenaikan suhu bumi, tetapi apatis dan tidak beraksi untuk menanggulangi isu tersebut.

Dalam acara itu, peserta yang datang diajak untuk melewati “Lorong Bumi”. Di lorong tersebut, ada mahasiswa yang melakukan orasi untuk menyuarakan kondisi bumi saat ini dan bagaimana kondisi ideal bumi seharusnya. Properti yang dipamerkan pada lorong ini memperlihatkan betapa rusaknya bumi akibat ulah manusia.

Baca Juga: Para Ahli Evaluasi InaTEWS untuk Hadapi Potensi Gempa Megathrust

Setelahnya, peserta dapat mengunjungi tiga stan. Pertama, stan Meltdown Reality yang mengedukasi peserta tentang isu kenaikan suhu bumi yang sedang dihadapi sekarang. Kedua, stan Global Warming 101 yang menjelaskan terkait efek-efek dari kenaikan suhu bumi. Ketiga, peserta mendatangi stan Relieving untuk mengetahui langkah yang bisa dilakukan untuk menanggulangi isu tersebut.

Seluruh properti yang digunakan dalam acara ini merupakan barang bekas yang didaur ulang. Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen dari mahasiswa Teknik Lingkungan ITB Angkatan 2023 untuk bersama-sama menanggulangi isu kenaikan panas bumi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Bara Senyapfood wastekenaikan suhu bumimemilah sampahmendaurulang sampahTeknik Lingkungan ITB

Editor

Next Post
Penjelasan soal penghentian operasional kapal Singapura yang menghisappasir laut Indonesia. Foto KKP.

Kapal Singapura Diduga Curi 100 Ribu Meter Kubik Pasir Laut di Perairan Batam

Discussion about this post

TERKINI

  • Titik-titik api karhutla di Pulau Kalimantan. Foto Istimewa.Hukuman Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan: Cabut Izin dan Pulihkan Lingkungan!
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Pembangunan On The Rock di kawasan Pantai Watubolong di KBAK Gunungsewu di Kabupaten Gunungkidul, 8 Agustus 2026. (Foto Instimewa)Akses Dibatasi, Negara Harus Investigasi Perizinan Ekspansi Industri Wisata di Pantai Watubolong
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Visual pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 20 Agustus 2026. (BNPB)Karhutla Ancaman Serius: Utamakan Penjagaan Sebelum Api Datang, Bukan Pencegahan
    In Bencana
    Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Pekan Rakyat Lingkungan Hidup dan KNLH 2026, di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Jumat, 21 Agustus 2026. (Tim Media PRLH 2026)Pulihkan Indonesia untuk Keadilan Ekologis: Hentikan Sumber-sumber Kerusakan!
    In News
    Jumat, 21 Agustus 2026
  • Diskusi dan pemutaran film Film dokumenter “Jejak Kolonial di Hutan Jawaˮ dalam Festival Udin 2026, 15 Agustus 2026. (Dok. Festival Udin 2026)Co-firing Biomassa dari Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Korbankan Ekosistem Hutan dan Masyarakat
    In Lingkungan
    Selasa, 18 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media