Rabu, 12 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mahasiswa KKN UGM Transplantasi Terumbu Karang di Bunaken dengan Batok Kelapa

Luas area terumbu karang di Taman Nasional Bunaken yang rusak 30 persen dari total luasan sekitar 6000 hektare.

Minggu, 11 Agustus 2024
A A
Mahasiswa KKN UGM melakukan transpalantasi terumbu karang di Bunaken dengan metode bio riftek. Foto UGM.

Mahasiswa KKN UGM melakukan transpalantasi terumbu karang di Bunaken dengan metode bio riftek. Foto UGM.

Share on FacebookShare on Twitter

“Acropora ini yang punya daya tahan terhadap kondisi di alam cukup bagus ya, kemudian pertumbuhannya per tahun itu 1 sampai 3 cm. Sebanyak 95 persen yang kami pasang ini berhasil,” papar dia.

Perwakilan mahasiswa KKN PPM UGM dari Kormater Agro, Kharisma Pundhi Rukmana mengatakan pemasangan 550 media transplantasi terumbu karang tersebt bekerja sama dengan pengelola Taman Nasional Bunaken selama kegiatan KKN.

Baca Juga: Anak Banteng Jantan Lahir di Taman Nasional Baluran

Meski dari pihak Balai Taman Nasional menggunakan metode spider, ia mencoba menggunakan model transplantasi terumbu karang dengan cara bio riftek. Dimana pelestarian terumbu karang menggunakan bahan alami, yaitu batok kelapa yang disusun secara bertingkat dengan menggunakan besi yang ditanam pada beton berbentuk persegi.

Ide ini muncul berawal saat pekan pertama melaksanakan KKN di Bunaken. Ia dan tim melakukan observasi ke seluruh pulau dan melihat potensi limbah batok kelapa yang cukup melimpah.

Baca Juga: Industri Batu Bara Sumatera Harus Beradaptasi Transisi Energi Berkelanjutan

“Jadi melihat potensi tersebut, kami coba berdayakan juga dengan masyarakat membuat bioriftek karena batok kelapa mudah didapat terus juga pengaplikasiannya mudah,” kata dia.

Pundi berharap apabila metode ini berhasil dikembangkan di Bunaken, masyarakat dapat mengembangkan sendiri karena sumber daya yang cukup banyak. Mekanismenya, bioriefteknya ditenggelamkan di dasar laut. Kemudian akan menarik substrat-substrat terumbu karang yang baru. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Balai Taman Nasional Bunakenbatok kelapaKKN PPM UGMmetode bio riftekmetode spidertransplantasi terumbu karang

Editor

Next Post
Indonesia diprediksi alami peningkatan jumlah hari tanpa hujan berturut-turut dalam satu tahun. Foto BRIN.

Indonesia Diperkirakan Alami Peningkatan Jumlah Hari Tanpa Hujan dalam Setahun

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media