Minggu, 18 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Masyarakat Diminta Waspada, Ada Potensi Likuefaksi Usai Gempa Pasaman

Minggu, 27 Februari 2022
A A
Episenter gempa Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada Jumat, 25 Februari 2022. Foto tangkap layar inatews.bmkg.go.id.

Episenter gempa Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada Jumat, 25 Februari 2022. Foto tangkap layar inatews.bmkg.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Masyarakat diminta waspada atas potensi bahaya ikutan pascagempa Pasaman, Sumatera Barat pada 25 Februari 2022, pukul 08:39:29 WIB dengan magnitudo 6,2. Potensi bahaya yang dimaksud berupa retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah, dan likuefaksi.

“Ada peluang terjadinya likuefaksi, khususnya di daerah dataran dan sedikit landai,” kata Kepala Badan Geologi, Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Eko Budi Lelono yang dikutip dari laman esm.go.id, Sabtu, 26 Februari 2022.

Umumnya, kerentanan likuefaksi berskala sedang. Artinya, zona kerentanan yang dapat mengalami likuefaksi tidak merata dan struktur tanah umumnya rusak. Tipe kerusakan struktur tanah yang terjadi berupa pergeseran lateral, penurunan tanah, dan semburan pasir.

Baca Juga: Gempa Pasaman Barat, 8 Orang Meninggal Dunia, 6 Warga Diduga Tertimbun Longsor

Potensi tersebut  berdasarkan hasil analisis sementara atas informasi media dan kondisi geologi di daerah Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Pasaman. Bahwa telah terjadi fenomena tanah bergerak akibat rentetan gempa darat di kawasan tersebut.

Badang Geologi akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan mekanisme tanah bergerak yang telah terjadi. Eko mengatakan, fenomena likuefaksi berupa aliran yang dapat menyebabkan gerakan tanah atau tanah bergerak apabila beberapa persyaratan terpenuhi. Meliputi kondisi litologi penyusun, morfologi, muka air tanah dan gempa bumi sebagai pemicu terjadinya likuefaksi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa Pasaman Baratlikuifaksi tanahpemandian air panaspenurunan tanahsemburan lumpur air panastanah bergerak

Editor

Next Post
Ilustrasi cidera tulang belakang. Foto Tumisu/pixabay.com.

Hati-hati, Duduk Bertumpu pada Tulang Belakang Sebabkan Saraf Kejepit

Discussion about this post

TERKINI

  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media