Minggu, 1 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Masyarakat Diminta Waspada, Ada Potensi Likuefaksi Usai Gempa Pasaman

Minggu, 27 Februari 2022
A A
Episenter gempa Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada Jumat, 25 Februari 2022. Foto tangkap layar inatews.bmkg.go.id.

Episenter gempa Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada Jumat, 25 Februari 2022. Foto tangkap layar inatews.bmkg.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Masyarakat diminta waspada atas potensi bahaya ikutan pascagempa Pasaman, Sumatera Barat pada 25 Februari 2022, pukul 08:39:29 WIB dengan magnitudo 6,2. Potensi bahaya yang dimaksud berupa retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah, dan likuefaksi.

“Ada peluang terjadinya likuefaksi, khususnya di daerah dataran dan sedikit landai,” kata Kepala Badan Geologi, Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Eko Budi Lelono yang dikutip dari laman esm.go.id, Sabtu, 26 Februari 2022.

Umumnya, kerentanan likuefaksi berskala sedang. Artinya, zona kerentanan yang dapat mengalami likuefaksi tidak merata dan struktur tanah umumnya rusak. Tipe kerusakan struktur tanah yang terjadi berupa pergeseran lateral, penurunan tanah, dan semburan pasir.

Baca Juga: Gempa Pasaman Barat, 8 Orang Meninggal Dunia, 6 Warga Diduga Tertimbun Longsor

Potensi tersebut  berdasarkan hasil analisis sementara atas informasi media dan kondisi geologi di daerah Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Pasaman. Bahwa telah terjadi fenomena tanah bergerak akibat rentetan gempa darat di kawasan tersebut.

Badang Geologi akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan mekanisme tanah bergerak yang telah terjadi. Eko mengatakan, fenomena likuefaksi berupa aliran yang dapat menyebabkan gerakan tanah atau tanah bergerak apabila beberapa persyaratan terpenuhi. Meliputi kondisi litologi penyusun, morfologi, muka air tanah dan gempa bumi sebagai pemicu terjadinya likuefaksi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa Pasaman Baratlikuifaksi tanahpemandian air panaspenurunan tanahsemburan lumpur air panastanah bergerak

Editor

Next Post
Ilustrasi cidera tulang belakang. Foto Tumisu/pixabay.com.

Hati-hati, Duduk Bertumpu pada Tulang Belakang Sebabkan Saraf Kejepit

Discussion about this post

TERKINI

  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media