Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Masyhuri, Kepemilikan Lahan yang Layak Bagi Petani Harus Jadi Prioritas Utama Kebijakan Pertanian

Pentingnya inovasi teknologi dalam pertanian, termasuk pemanfaatan air laut untuk budidaya tanaman tanpa menurunkan produktivitas lahan.

Selasa, 4 Februari 2025
A A
Guru Besar Pertanian UGM, Prof. Masyhuri. Foto Dok. UGM.

Guru Besar Pertanian UGM, Prof. Masyhuri. Foto Dok. UGM.

Share on FacebookShare on Twitter

“Beliau telah banyak meluluskan alumni yang kini berkiprah di berbagai daerah. Sosoknya adalah teladan bagi kami semua, konsisten dalam dedikasi dan pengabdian,” papar dia.

Baca juga: Indonesia Target Bebas Kusta dan Filariasis 2030, Ini Langkah-langkah Eliminasinya

Bagi para mahasiswa dan koleganya, Masyhuri dikenal sebagai sosok yang tak hanya kaya akan ilmu, tetapi juga memiliki semangat luar biasa dalam berbagi pengetahuan. Gaya mengajarnya khas. Datang ke kelas dengan buku teks yang tebal, menyampaikan materi dengan penuh antusias, dan selalu menyelipkan pertanyaan kritis yang memacu pola pikir mahasiswa.

“Awalnya, beliau terlihat galak dan pendiam. Saat bimbingan ternyata sangat ramah dan humoris. Beliau kritis dalam forum, punya komitmen tinggi dalam membangun lembaga, dan selalu mampu menyisipkan pelajaran penting dalam setiap contoh kasus yang diberikan,” kenang salah satu mantan mahasiswanya yang hadir memberikan testimoni.

Kolega sekaligus perwakilan Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Prof. Dwidjono Hadi Susanto, menambahkan, Masyhuri adalah sosok akademisi yang memiliki ketekunan luar biasa. Perjalanannya dari jenjang sarjana hingga doktor adalah bukti kerja keras dan kegigihannya.

Baca juga: Indonesia Target Bebas Kusta dan Filariasis 2030, Ini Langkah-langkah Eliminasinya

“Beliau menempuh pendidikan di University of the Philippines at Los Baños tanpa melalui program magister alias langsung S3, sesuatu yang sangat langka. Beliau juga menerima beasiswa dari Bank Dunia dan sampai saat ini berhasil meraih delapan penghargaan akademik bergengsi, termasuk dari Amerika Serikat,” ungkap dia.

Dengan segudang prestasi itu, tak heran Masyhuri begitu fokus pada akademiknya hingga menunda urusan pribadinya.

“Saking tekunnya, beliau sampai lupa menikah. Baru setelah hampir menyelesaikan S-3, beliau diminta pulang untuk dijodohkan,” seloroh Dwidjono disambut tawa hadirin.

Baca juga: Gangguan Atmosfer di Selatan Indonesia Awal Februari 2025, Waspada Cuaca Ekstrem

Di penghujung acara, para hadirin memberikan doa dan harapan agar sang profesor dapat menikmati masa pensiunnya dengan penuh kebahagiaan, kesehatan, dan ketenangan.

“Jejak kebaikan dan kontribusi beliau akan selalu hidup dalam hati kami,” ujar salah satu alumni.

Hari itu, Masyhuri resmi memasuki masa purna tugas. Namun warisan dalam dunia akademik dan pertanian Indonesia akan tetap hidup. Dedikasi, ilmu, dan semangatnya akan terus mengalir, menjadi inspirasi bagi generasi yang akan datang. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Fakultas Pertanian UGMkebijakan pertaniankesejahteraan petaniketahanan panganProf. Masyhuri

Editor

Next Post
Ilustrasi ombak tinggi. Foto jpleni/pixabay.com

Waspada Siklon Tropis Sepekan, Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media