Jumat, 16 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Memaksimalkan Potensi Kemenyan, Kapur Barus dan Cengkeh Menjadi Parfum

Tanaman yang sering dianggap mistis seperti kemenyan dan kapur barus (kamper), diburu industri kosmetik dunia, terutama dari Prancis dan Eropa.

Senin, 2 Maret 2026
A A
Ilustrasi parfum dari kemenyan. Foto Dok. BRIN.

Ilustrasi parfum dari kemenyan. Foto Dok. BRIN.

Share on FacebookShare on Twitter

Kekayaan atsiri Indonesia juga tidak berhenti di kemenyan dan kapur. Aswandi juga memperkenalkan “Parfum Clowee”, sebuah produk berbasis cengkeh yang sangat merepresentasikan kekayaan alam Nusantara. Menariknya, riset BRIN menemukan bahwa aroma cengkeh Indonesia tidaklah seragam.

“Meskipun Maluku dikenal sebagai pusatnya, setiap daerah di Indonesia memiliki karakter aroma cengkeh yang berbeda-beda, karena masing-masing dari kandungan senyawa cengkeh itu sendiri. Kami sudah mencoba di Maluku, Manado, dan Sumatra, semuanya berbeda,” jelas Aswandi.

Diffuser dan skincare

Inovasi lain dari wewangian adalah “Reed Diffuser” atau pewangi ruangan alami. Aswandi menyoroti kebiasaan masyarakat yang masih sering menggunakan pewangi ruangan berbahan sintetik di berbagai tempat. Padahal ada risiko kesehatan yang mengintai di baliknya.

Baca juga: Hijaukan Lahan Bekas Tambang Kapur dengan Bioaktivator

“Seringkali kalau kita masuk ke sebuah ruangan, aroma wangi yang tercium itu berasal dari bahan kimia atau sintetik. Kalau dihirup dalam jangka panjang, ini sebenarnya berisiko bagi kesehatan kita,” jelas Aswandi.

Penggunaan pewangi dari senyawa alami yang dihasilkan PRBT BRIN jauh lebih aman, karena tidak meninggalkan residu berbahaya di dalam tubuh. Selain lebih sehat, inovasi pewangi ruangan alami ini menjadi solusi nyata untuk meningkatkan nilai jual komoditas lokal.

Tak hanya inovasi pewangi, BRIN juga mengembangkan produk perawatan kulit (skincare) menggunakan teknologi nano-emulsi. Produk ini meliputi serum dan krim wajah yang memanfaatkan kekuatan minyak kemenyan dan nilam.

“Nah, produksi dari minyak kemenyan, juga ,kami coba bikin semacam krim, dibikin emulsi. Produknya hampir sama dengan serum, dengan tujuan bagaimana bisa memperbaiki struktur kulit agar lebih terhidrasi dan glowing,” terang dia.

Kepala Pusat Riset Botani Terapan BRIN, Muhammad Imam Surya menegaskan kualitas bahan alam asli Indonesia jauh lebih unggul dibandingkan bahan sintetis impor. Ia mengajak masyarakat dan industri untuk bangga menggunakan produk lokal.

“Kita tidak perlu terlalu bangga dengan parfum dari Paris atau Italia. Produk asli kita ternyata jauh lebih oke dan terbukti pihak luar pun sangat berminat dengan produk kita,” kata Imam.

Saat ini, sekitar 80 persen bahan baku kosmetik di Indonesia masih diimpor. Ironisnya, bahan mentahnya seringkali berasal dari Indonesia yang diekspor murah, lalu dibeli kembali oleh masyarakat dalam bentuk produk jadi yang mahal. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BRINKapur BarusKemenyanminyak atsiri

Editor

Next Post
Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB UNiversity, Prof. Etty Riani. Foto CRPG Indonesia/youtube.

Etty Riani, Yang Berpotensi Masuk Dalam Darah adalah Nanoplastik, Bukan Mikroplastik

Discussion about this post

TERKINI

  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media