Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Memitigasi Bencana di Garis Pantai Kota Padang

Bagaimana memitigasi bencana di garis pantai Kota Padang, Sumatera Barat yang berpotensi alami tsunami dan abrasi.

Rabu, 8 Februari 2023
A A
Memitigasi bencana di garis pantai Kota Padang, Sumatera Barat. Foto tangkap layar Google Earth.

Memitigasi bencana di garis pantai Kota Padang, Sumatera Barat. Foto tangkap layar Google Earth.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pembangunan berwawasan mitigasi bencana sudah seharusnya diterapkan pemerintah, terlebih kawasan pembangunan itu memiliki potensi bencana alam. Seperti halnya memitigasi bencana di garis pantai Kota Padang, Sumatera Barat yang membentang sepanjang 68,13 kilometer. Kawasan pantai Kota Padang ini memiliki potensi ancaman bencana tsunami dan abrasi.

Pembangunan infrastruktur memitigasi bencana di garis pantai Kota Padang diperlukan dan menjadi perhatian bersama. Persoalan ini dibahas Kementerian PUPR, BNPB, Wali Kota Padang dan Kepala Bappeda Pemprov Sumatera Barat dalam diskusi bertajuk Rancangan Infrastruktur Abrasi Pesisir Pantai Padang Berbasis Mitigasi Bencana.

Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Barat, Medi Iswandi mengungkapkan, pembangunan infrastruktur pelindung pantai Padang menjadi penting mengingat 25,7 persen aktivitas perekonomian Provinsi Sumatera Barat berada di Kota Padang, perdagangan, transportasi, dan industri mayoritas berada pada zona merah.

Baca Juga: Gempa Turki Sudah Diprediksi, Data Terbaru 1.651 Orang Tewas

“Apabila kita membangun infrastruktur pelindung pantai Padang, maka kita sudah menyelamatkan 25 persen ekonomi Provinsi Sumatera Barat,” katanya.

Kawasan pantai Padang berpotensi terjadinya bencana tsunami yang bersifat rapid onset dan abrasi yang bersifat slow onset.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjabarkan, setiap pantai memiliki sirkulasinya masing-masing. Misalnya, waktu musim barat dan timur, gelombang dominan membawa sedimen pasir dalam arah tegak lurus pantai. Sedangkan pada musim peralihan, gelombang membentuk arus sejajar pantai yang akan membawa sedimen dalam arah sejajar pantai, baik dalam arah utara-selatan, maupun sebaliknya.

Baca Juga: Ini Pemicu Longsor di Toraja Utara, 155 Warga Mengungsi

Karakteristik abrasi di sepanjang pantai Padang, sebut Muhari, berbeda-beda. Misalnya di sekitar Monumen Merpati Perdamaian hingga kawasan Muaro, karakteristik abrasi dominan dalam arah tegak lurus pantai. Berbeda dengan kawasan di bagian utara di sekitar Bandara Internasional Minangkabau (BIM), gelombang dan arus masih dominan bergerak sejajar pantai.

Pola arus atau karakteristik ini juga dapat berubah-ubah seiring berjalannya waktu dan pertambahan bangunan pelindung pantai.

“Prinsip dan krakteristik ini yang harus kita petakan satu-persatu untuk menentukan pelindung pantai seperti apa agar efektif untuk mencegah abrasi,” kata Muhari di forum diskusi yang digelar di halaman Masjid Al-Hakim, Kota Padang pada Senin, 6 Februari 2023.

Baca Juga: Limbah Tailing Freeport Akibatkan Rakyat Papua Kehilangan Budaya Sungai, Sampan dan Sagu

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Abrasi Pantai Padangancaman tsunamimitigasi bencana pantai Kota PadangProvinsi Sumatera Barat

Editor

Next Post
Korban meninggal gempa Turki sudah mencapai 4 ribu lebih, tiga warga Indonesia terluka. Foto afad.gov.tr.

Korban Meninggal Gempa Turki Sudah Mencapai 4 Ribu Lebih

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media