Kamis, 19 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mengenal Orangutan Tapanuli

Diperkirakan populasi orangutan tapanuli saat ini berjumlah 760 individu dengan persebaran di wilayah Batang Toru Barat, Batang Toru Timur, Cagar Alam Lubuk Raya dan Caga Alam Sibualbuali.

Senin, 5 September 2022
A A
Mengenal orangutan tapanuli. Foto Dok PPID Kemenlhk.

Mengenal orangutan tapanuli. Foto Dok PPID Kemenlhk.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan secara resmi telah mengumumkan spesies baru orangutan (Pongo), yaitu Orangutan tapanuli (Pongo tapanuliensis) pada November 2017. Para peneliti memperikirakan populasi mawas tapanuli saat ini lebih dari 600 orangutan di wilayah Batang Toru.

Kehidupan primata bertubuh besar ini soliter, sehingga perkembangbiakannya termasuk lambat. Dalam rentang waktu 6 hingga 9 tahun, orangutan betina mengalami satu kali kelahiran dengan jumlah bayi yang dilahir satu.

Waktu pertama kali melahirkan bagi individu mawas betina pada umur 14 tahun, sedangkan mawas jantan melakukan perkawinan pada usia 25 tahun.

Baca Juga: Belajar Membangun dengan Melindungi Hutan dari Masyarakat Mentawai

Masa kemampuan hidup orangutan diperkirakan antara 50 tahun hingga 60 tahun. Daya jelajah per individu orangutan 300 hingga 5.000 hektar.

Secara genetika mawas tapanuli berbeda dengan orangutan sumatera (Pongo abelii) dan orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus).

Orangutan tapanuli memiliki tengkorak dan tulang rahang lebih halus, rambut lebih tebal dan keriting. Mawas tapanuli jantan memiliki jenggot yang menonjol dengan bantalan pipi berbentuk datar yang dipenuhi oleh rambut halus berwarna pirang. Suara panggilan jarak jauh (long call) jantan dewasa berbeda.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Kementerian LHKkonflik orangutan dengan wargaKonservasi orangutanMawas tapanuliMengenal orangutan tapanuliorangutanOrangutan kalimantanOrangutan sumateraOrangutan tapanuliPopulasi orangutanPopulasi orangutan tapanuli

Editor

Next Post
Konflik Orangutan tapanuli dengan warga Sipirok berakhir menggembirakan. Foto KSDAE Kementerian LHK.

Konflik Orangutan Tapanuli dengan Warga Sipirok Berakhir Menggembirakan

Discussion about this post

TERKINI

  • Pencemaran di sungai-sungai di Jabodetabek. Foto Dok. Walhi.Pencemaran Sungai-sungai di Jabodetabek Berulang Setiap Tahun
    In Lingkungan
    Selasa, 17 Februari 2026
  • Padang lamun. Foto ugm.ac.id.Ada 16.312 Data Keanekaragaman Hayati Kurun 2020-2024 di Indonesia
    In Rehat
    Selasa, 17 Februari 2026
  • Air melimpas ke jalan raya Purwodadi-Semarang, akibat tanggul tidak mampu menampung debit air di Dusun Mlati, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin, 16 Februari 2026. Foto BPBD Kabupaten Grobogan.Banjir Rendam 34 Desa di Grobogan, Beberapa Tanggul Jebol
    In Bencana
    Senin, 16 Februari 2026
  • Peneliti BRIN melakukan penelitian di Sungai Cisadane. Foto Dok. BRIN.Sungai Cisadane Tercemar Pestisida, Peneliti BRIN Bagikan Strategi Mitigasi Darurat
    In Lingkungan
    Senin, 16 Februari 2026
  • Citra satelit terkait potensi monsun Asia yang menguat. Foto Dok. BMKG.Monsun Asia Menguat, Waspada Potensi Hujan Lebat di Aceh hingga Papua
    In News
    Minggu, 15 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media