Rabu, 22 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Misteri Gunung Api

Tak hanya penampakan kasat mata yang tinggi, besar, dan gagah. Gunung api yang biasa meletus pun masih menyimpan banyak misteri. Ingin tahu?

Jumat, 28 Oktober 2022
A A
Ilustrasi gunung api. Foto Julius_Silver/pixabay.com

Ilustrasi gunung api. Foto Julius_Silver/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Bukan rahasia lagi, wilayah Indonesia terletak dalam rangkaian ring of fire (cincin api). Lantaran hidup berdampingan dengan banyak gunung api. Namun gunung api atau gunung berapi itu sendiri menyimpan rahasia yang belum banyak diketahui orang. Apakah itu?

Adalah Pakar Vulkanologi Institut Teknologi Bandung (ITB) juga Kepala Program Studi Teknik Geologi ITB, Doktor Mirzam Abdurachman mengungkapkan itu saat menjadi narasumber dalam Eureka! Edisi ke-10, 17 Oktober 2022.
Menurut Mirzam, kemisteriusan itu bisa diungkap dengan bekal ilmu sains yang dimiliki. Namun ilmu pengetahuan tersebut hanya bisa sekedar memprediksi, tidak bisa menghentikan kehendak alam. Sebagai orang awam, sepatutnya lebih sadar dan peduli akan fenomena alam serta menjaganya dengan tidak mencemarinya.

Baca Juga: Covid-19 Terus Bermutasi, Masyarakat Jangan Khawatir Berlebihan

“Gunungapi Indonesia memanggil. Jika bukan putra-putri terbaik bangsa yang mengurus gunung apinya sendiri, siapa lagi?” tanya Mirzam.

Di Manakah Gunung Api Terbanyak?
Disebut gunung api karena mengeluarkan magma dari dalam perutnya yang dicurahkan ke permukaan. Umumnya orang beranggapan, gunung api hanya ditemukan di planet Bumi. Ternyata juga ada gunung api di planet Venus dan Mars dengan berbagai keragamannya. Bahkan Venus merupakan planet di tata surya yang punya gunung api terbanyak. Tercatat ada 1.600 gunung api!

Baca Juga: Samsul Kamal: Kurangi Emisi CO2, PLTU Ganti Batu Bara dengan Biomassa

Gunung api di Bumi berbentuk kerucut. Gunung api di Venus punya tekanan yang sangat tinggi hingga 90 kali tekanan di Bumi. Lapisan atmosfernya juga sangat tebal, yakni 60 kilometer dengan komposisi CO2 yang 97 persen dari atmosfer total. Kondisi itu membuat panas tinggi sehingga bentuk gunung apinya adalah pancake dome.

Bagaimana Gunung Api Terbentuk?
Sekitar 4,5 miliar tahun lalu terdapat sebuah objek yang diduga meteor menumbuk dan mengambil sebagian massa di bumi yang menjadi cikal bakal terjadinya bulan. Bumi pun menjadi kehilangan sebagian massanya. Kemudian terjadi peristiwa tektonik yang menyebabkan lahirnya gunung api.

Indonesia memiliki 127 gunung api yang berasal dari pertemuan tiga lempeng besar, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik. Gunung api di Indonesia juga berasal dari tiga tempat yang menjadi cikal bakal munculnya gunung api di permukaan, yakni Pematang Tengah Samudra, Palung, dan Hotspot.

Baca Juga: Laporan Lancet Countdown: Kecanduan Energi Fosil Ancam Kesehatan Global

Batas pemekaran dua buah lempeng yang saling menjauh (divergen) terdapat di Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Itu adalah lantai samudera yang terangkat dengan kedalaman lebih dari 1.500 meter di atas permukaan laut (mdpl) berdasarkan jenis lava yang ditemukan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gunung apigunung api meletusmisteri gunung apipakar vulkanologi ITBpancake domeToba Supervolcano

Editor

Next Post
Banjir landa Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Provinsi Lampung, dan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Foto Dok BNPB.

Banjir Landa Lamsel dan Majene, BNPB Laporkan Dua Orang Meninggal Dunia

Discussion about this post

TERKINI

  • Dampak diberlakukannya penutupan TPA Piyungan mulai 23 Juli hingga 5 September, sejumlah tumpukan sampah mulai terlihat di Kota Yogyakarta. Foto Forpi Kota Yogyakarta.Proyek PSEL Yogyakarta Ditunda, Mengapa Konsorsium Pemenang Tender Sudah Diumumkan?
    In News
    Selasa, 21 Juli 2026
  • Ilustrasi regenerasi pohon. Foto Agnieszka/Pixabay.com.Mekanisme Regenerasi Pohon dan Nilai Spiritual Ekologis dalam Al-Qur’an
    In IPTEK
    Senin, 20 Juli 2026
  • Kebakaran di TPA Benowo di Surabaya, 19 Juli 2026. Foto Dok. DKPKP Surabaya.TPA Benowo Terbakar, Risiko Sistem Pemrosesan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 20 Juli 2026
  • Mengenal orangutan tapanuli. Foto Dok PPID Kemenlhk.Survei Terbaru Populasi Orangutan Sumatera dan Tapanuli Jadi Pijakan Kebijakan Konservasi
    In News
    Sabtu, 18 Juli 2026
  • Tanah longsor di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Mei 2026. Foto BPBDKabupaten Bogor.Pulau Jawa Hadapi Tekanan Ekologis, Negara Harus Hentikan Perampasan Ruang Hidup
    In News
    Kamis, 16 Juli 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media