Sabtu, 29 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pakai Energi Terbarukan, Indonesia Hemat Biaya USD 600 Miliar Hingga 2050

Di tengah perubahan iklim, bukan lagi zamannya mempertahankan energi dari bahan bakar fosil. Energi terbarukan adalah pilihan tepat sekaligus hemat. Mengapa?

Minggu, 23 Oktober 2022
A A
Ilustrasi energi terbarukan. Foto pixel2013 /pixabay.com

Ilustrasi energi terbarukan. Foto pixel2013 /pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Dalam tiga dekade (30 tahun) mendatang, populasi Indonesia diproyeksi meningkat hingga 335 juta orang. Permintaan listrik diperkirakan tumbuh setidaknya lima kali lipat menjadi lebih dari 1.700 Terawatt jam (TWh) dari saat ini.

Untuk memenuhi permintaan itu, laporan bersama International Energy Agency (Irena) dan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) yang diterbitkan pada 21 Oktober 2022 memberikan rekomendasi. Yakni meningkatkan pemanfaatan sumber daya utama yang terbarukan atau energi terbarukan, seperti surya, bioenergi, panas bumi.

“Dan itu lebih menghemat biaya ketimbang masih bergantung pada bahan bakar fosil,” kata Direktur Jenderal Irena, Francesco La Camera dalam siaran pers yang diterima Wanaloka.com, 22 Oktober 2022.

Baca Juga: Dampak Gerakan Tanah di Blitar, 165 Warga Mengungsi

Upaya tersebut sekaligus tetap menempatkan Indonesia pada jalur menuju net-zero emissions dengan biaya lebih rendah daripada alternatif yang ada.

“Asalkan pemerintah menerapkan langkah-langkah yang direkomendasikan dalam Outlook. Dan mendapat dukungan internasional yang dibutuhkan,” imbuh Francesco La Camera.

Berdasarkan Outlook, hingga 2050 dalam skenario rencana energi, Indonesia membelanjakan USD 10,7 triliun untuk sistem energi. Sementara dengan skenario 1,5 derajat (1,5-S), negara hanya akan menghabiskan USD 10,1 hingga USD 10,3 triliun. Perlu perencanaan sistem energi di jalur 1,5 derajat keseluruhan secara lebih murah, sehingga menghemat antara USD 400 miliar hingga USD 600 miliar secara kumulatif sampai 2050.

Baca Juga: Skema Mitigasi Bencana Gunung Api Perlu Kolaborasi dan Alat Canggih

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: bahan bakar fosilenergi terbarukanInternational Energy AgencyKementerian ESDMketahanan energilistriknet zero emissionsOutlookperubahan iklim

Editor

Next Post
Ilustrasi pembukaan hutan untuk pertambangan emas. Foto Mhy/pixabay.com

Hutan dan Karst di Trenggalek Terancam Rusak Akibat Eksplorasi Tambang Emas

Discussion about this post

TERKINI

  • Upaya pemadaman karhutla di Kalimantan, 23 agustus 2026. Foto Dok. BNPB.Karhutla Kalimantan, Legislator: Warga Lokal Tak Bisa Terus Disalahkan, Cabut Izin Korporasi yang Terlibat
    In News
    Senin, 24 Agustus 2026
  • Penanganan karhutla di Lampung Timur, 21 Agustus 2026. Foto Dok. BNPB.Karhutla Berulang Bukan Fenomena Iklim, Walhi: Akibat Negara Salah Urus Tak Sampai Akar Masalah
    In Lingkungan
    Senin, 24 Agustus 2026
  • Titik-titik api karhutla di Pulau Kalimantan. Foto Istimewa.Hukuman Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan: Cabut Izin dan Pulihkan Lingkungan!
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Pembangunan On The Rock di kawasan Pantai Watubolong di KBAK Gunungsewu di Kabupaten Gunungkidul, 8 Agustus 2026. (Foto Instimewa)Akses Dibatasi, Negara Harus Investigasi Perizinan Ekspansi Industri Wisata di Pantai Watubolong
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Visual pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 20 Agustus 2026. (BNPB)Karhutla Ancaman Serius: Utamakan Penjagaan Sebelum Api Datang, Bukan Pencegahan
    In Bencana
    Sabtu, 22 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media