Sabtu, 27 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Skema Mitigasi Bencana Gunung Api Perlu Kolaborasi dan Alat Canggih

Kecanggihan teknologi mengharuskan skema mitigasi bencana gunung api diterapkan dengan basis teknologi pula agar efektif. Selain juga memerlukan keterlibatan berbagai pihak.

Sabtu, 22 Oktober 2022
A A
Erupsi Gunung Anak Krakatau pada Kamis, 30 Juni 2022. Foto magma.esdm.go.id

Erupsi Gunung Anak Krakatau pada Kamis, 30 Juni 2022. Foto magma.esdm.go.id

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Hidup di negara yang rawan terhadap bencana geologi, salah satunya akibat letusan gunung api, menempatkan mitigasi menjadi upaya penting untuk meminimalisir akibat yang ditimbulkan. Bagi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), mitigasi merupakan hasil survei dan kajian mendalam dalam bentuk regulasi serta rekomendasi yang akan ditindaklanjuti oleh pihak berwenang lainnya. Dan PVMB dituntut terus mengembangkan model mitigasi agar semakin mutakhir dengan ditunjang peralatan dan metode analisis modern.

Rencana ini direalisasikan pemerintah dengan menargetkan perbaikan sistem monitoring menggunakan alat-alat terbaru. Sudah harus terpasang di semua titik pengamatan hingga 2024 nanti.

“Kami lebih concern ke proses yang sedang berlangsung. Bagaimana proses ini kami gabungkan dengan data yang ada sehingga menambah pengetahuan tentang geologi dan gunung api. Ujung-ujungnya untuk tujuan mitigasi dan memberi solusi kepada masyarakat serta instansi lain yang memerlukan,” papar Kepala PVMBG Hendra Gunawan saat menyampaikan materi kuliah tamu GL5002 Capita Selecta Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) Institut Teknologi Bandung (ITB) bertema “Modernization of Volcano Mitigation in Indonesia” pada 20 Oktober 2022.

Baca Juga: Indonesia Jadi Pusat Koordinasi ASEAN Pengendalian Pencemaran Asap

Selain peralatan, mitigasi bencana gunung api juga diwujudkan berupa peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) yang diperbarui setiap lima tahun sekali oleh PVMBG. Peta KRB menunjukkan derajat kerawanan tiap daerah berdasarkan hasil analisis dan overlay komponen-komponen penyusun risiko bencana gunung api.

Upaya mitigasi harus dibarengi dengan mitigasi komunitas lewat peningkatan kapasitas masyarakat. Bahkan kini, masyarakat yang menyadari hadirnya bahaya dengan sendirinya menghindari bahaya itu.

“Jadi kalau dulu penanganan kebencanaan secara umum adalah reaktif, sekarang lebih ke preventif,” kata Hendra.

Baca Juga: Kondisi Atmosfer 2023 Labil, Waspada Banjir Bandang dan Kekeringan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: bencana geologibencana gunung apigunung api aktif di IndonesiaPeta KRBPVMBGrisiko bencana gunung apiskema mitigasi bencana gunung api

Editor

Next Post
Dampak gerakan tanah di Blitar, Jawa Timur, 165 warga terpaksa mengungsi. Foto Dok BNPB.

Dampak Gerakan Tanah di Blitar, 165 Warga Mengungsi

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media