Jumat, 22 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Para Ahli Evaluasi InaTEWS untuk Hadapi Potensi Gempa Megathrust

Rabu, 9 Oktober 2024
A A
Gelaran Konsorsum Gempa Bumi dan Tsunami di Jakarta, 8 Oktober 2024. Foto BMKG.

Gelaran Konsorsum Gempa Bumi dan Tsunami di Jakarta, 8 Oktober 2024. Foto BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

“Indonesia berada di kawasan dengan aktivitas geologi yang dinamis, termasuk di zona subduksi. Jadi perlu terus waspada dalam menghadapi segala kemungkinan,” kata Dwikorita.

Baca Juga: Pri Utami, Pemanfaatan Energi Geothermal Masih 11 Persen dari Total Potensi 40 Persen di Indonesia

Ia menjelaskan, tugas utama BMKG sesuai dengan UUD adalah mewujudkan tujuan negara yang pertama, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Berupa penguatan pemantauan dan kesiapsiagaan di wilayah-wilayah yang teridentifikasi memiliki potensi megathrust, seperti Selat Sunda dan Kepulauan Mentawai.

“Meskipun kami membicarakan megathrust, patahan, InaTEWS, sebenarnya itu konteksnya adalah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia juga melindungi kesejahteraan umum” ujar Dwikorita.

Ia menekankan upaya mitigasi bencana bukan berarti menimbulkan kekhawatiran, melainkan memberikan kesiapan lebih baik. Dengan pengetahuan yang mendalam dan dukungan teknologi, ancaman seperti ini dapat dihadapi secara lebih tenang dan terukur.

Baca Juga: Walhi Menduga Penggeledahan KLHK Terkait Dugaan Korupsi Pemutihan Sawit di Kawasan Hutan

“Pemahaman yang baik terhadap fenomena alam ini akan membantu kita mengambil langkah-langkah tepat dalam memitigasi risiko dan melindungi masyarakat,” tambah dia.

Selain megathrust, diskusi juga membahas potensi sesar aktif yang tersebar di Indonesia. Beberapa peristiwa gempa bumi di Jawa Barat dalam beberapa tahun terakhir, seperti di Cianjur pada 2022 dan di selatan Bandung pada 2024. Nelly menjelaskan hal itu menjadi pengingat pentingnya pemetaan dan pemahaman lebih lanjut terhadap sesar-sesar tersebut.

“Dengan kajian yang lebih mendalam, kita dapat memperkecil ketidakpastian dan meningkatkan ketahanan wilayah terhadap risiko seismik,” jelas Nelly. [WLC02]

Sumber; BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BMKGgempa bumi dan tsunamigempa MegathrustInaTEWSsesar aktifSistem peringatan dini tsunami

Editor

Next Post
Gelaran "Bara Senyap" untuk edukasi atasi peningkatan suhu bumi. Foto Chysara Rabani/Humas ITB.

Mahasiswa ITB Edukasi Dampak Kenaikan Suhu Bumi Lewat Bara Senyap

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi kualitas udara di kota besar yang memburuk. Foto Yamu_Jay/Pixabay.com.Walhi: Pantauan Kualitas Udara Lima Kota Besar Indonesia Memburuk
    In News
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Bergadder/Pixabay.com.Mengenal Hantavirus, Penyakit Zoonosis dengan Rantai Penularan Utama dari Tikus
    In Rehat
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media