Minggu, 16 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pri Utami, Pemanfaatan Energi Geothermal Masih 11 Persen dari Total Potensi 40 Persen di Indonesia

Ada dua hal mendasar yang harus dilakukan, yaitu peningkatan kualitas data eksplorasi dan peningkatan pemahaman masyarakat.

Senin, 7 Oktober 2024
A A
Pakar Energi Geothermal dari Teknik Geologi UGM, Pri Utami. Foto Dok. UGM.

Pakar Energi Geothermal dari Teknik Geologi UGM, Pri Utami. Foto Dok. UGM.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pemanfaatan energi geothermal disebut baru 11 persen dari total potensi energi geothermal di Indonesia, yakni 40 persen dari potensi dunia, yakni 23.965,5 Mega Watt (MW). Potensi geothermal ini tersebar merata di Pulau Sumatera, Jawa, Bali, dan Sulawesi.

Pakar Energi Geothermal dari Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Pri Utami menyatakan energi panas bumi berpeluang mencukupi kebutuhan energi nasional sekaligus menurunkan produksi emisi karbon. Sebagaimana didengungkan pemerintah, bahwa fokus agenda transisi energi adalah menurunkan penggunaan energi fosil dan mendorong transisi ke energi yang lebih rendah karbon, salah satunya adalah energi geothermal.

Menurut Pri, panggilan akrabnya, belum maksimalnya pemanfaatan energi geothermal karena pemerintah memerlukan data yang lebih akurat tentang potensi-potensi energi panas bumi di Indonesia. Mengingat keberadaan potensi panas bumi sangat minim terlihat di permukaan. Butuh inovasi teknologi eksplorasi.  Ia memberikan sejumlah rekomendasi bagi pemerintah agar proyek berjalan aman dan tepat sasaran.

Baca Juga: Walhi Menduga Penggeledahan KLHK Terkait Dugaan Korupsi Pemutihan Sawit di Kawasan Hutan

“Ada dua hal mendasar yang harus dilakukan, yaitu peningkatan kualitas data eksplorasi dan peningkatan pemahaman masyarakat,” kata Pri, Jumat, 4 Oktober 2024.

Lebih jauh ia menjelaskan, ada tiga jenis sistem panas bumi berdasarkan kandungan energinya. Meliputi sistem panas bumi berentalpi tinggi, menengah, dan rendah.

“Panas bumi berentalpi tinggi akan menyebarkan suhu panas ke lingkungan sekitarnya. Kita dapat mengekstrak panas yang dibawa oleh air dan uap sebagai pembangkit listrik,” jelas dia.

Baca Juga: Atasi Krisis Planet, Para Ahli Desak Rekonstruksi Aturan Hukum Lingkungan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Emisi karbonenergi baru terbarukanenergi geothermalpembangkit listrik tenaga panas bumiPri Utami

Editor

Next Post
Perempuan pesisir laut menuntut keadilan akses air bersih. Foto Just-In WASH Coalition Indonesia.

Masyarakat Pesisir Bahas Keberlanjutan Kelestarian Ekosistem Pesisir Rezim Baru

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media