Jumat, 13 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pri Utami, Pemanfaatan Energi Geothermal Masih 11 Persen dari Total Potensi 40 Persen di Indonesia

Ada dua hal mendasar yang harus dilakukan, yaitu peningkatan kualitas data eksplorasi dan peningkatan pemahaman masyarakat.

Senin, 7 Oktober 2024
A A
Pakar Energi Geothermal dari Teknik Geologi UGM, Pri Utami. Foto Dok. UGM.

Pakar Energi Geothermal dari Teknik Geologi UGM, Pri Utami. Foto Dok. UGM.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pemanfaatan energi geothermal disebut baru 11 persen dari total potensi energi geothermal di Indonesia, yakni 40 persen dari potensi dunia, yakni 23.965,5 Mega Watt (MW). Potensi geothermal ini tersebar merata di Pulau Sumatera, Jawa, Bali, dan Sulawesi.

Pakar Energi Geothermal dari Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Pri Utami menyatakan energi panas bumi berpeluang mencukupi kebutuhan energi nasional sekaligus menurunkan produksi emisi karbon. Sebagaimana didengungkan pemerintah, bahwa fokus agenda transisi energi adalah menurunkan penggunaan energi fosil dan mendorong transisi ke energi yang lebih rendah karbon, salah satunya adalah energi geothermal.

Menurut Pri, panggilan akrabnya, belum maksimalnya pemanfaatan energi geothermal karena pemerintah memerlukan data yang lebih akurat tentang potensi-potensi energi panas bumi di Indonesia. Mengingat keberadaan potensi panas bumi sangat minim terlihat di permukaan. Butuh inovasi teknologi eksplorasi.  Ia memberikan sejumlah rekomendasi bagi pemerintah agar proyek berjalan aman dan tepat sasaran.

Baca Juga: Walhi Menduga Penggeledahan KLHK Terkait Dugaan Korupsi Pemutihan Sawit di Kawasan Hutan

“Ada dua hal mendasar yang harus dilakukan, yaitu peningkatan kualitas data eksplorasi dan peningkatan pemahaman masyarakat,” kata Pri, Jumat, 4 Oktober 2024.

Lebih jauh ia menjelaskan, ada tiga jenis sistem panas bumi berdasarkan kandungan energinya. Meliputi sistem panas bumi berentalpi tinggi, menengah, dan rendah.

“Panas bumi berentalpi tinggi akan menyebarkan suhu panas ke lingkungan sekitarnya. Kita dapat mengekstrak panas yang dibawa oleh air dan uap sebagai pembangkit listrik,” jelas dia.

Baca Juga: Atasi Krisis Planet, Para Ahli Desak Rekonstruksi Aturan Hukum Lingkungan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Emisi karbonenergi baru terbarukanenergi geothermalpembangkit listrik tenaga panas bumiPri Utami

Editor

Next Post
Perempuan pesisir laut menuntut keadilan akses air bersih. Foto Just-In WASH Coalition Indonesia.

Masyarakat Pesisir Bahas Keberlanjutan Kelestarian Ekosistem Pesisir Rezim Baru

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ikan mati massal. Foto akbarnemati/pixabay.com.Ikan Dewa Mati Massal di Kuningan, Apa Penyebabnya?
    In Rehat
    Kamis, 12 Februari 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media