Rabu, 16 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pelaku Transportasi dan Pengelola Wisata Utamakan Keselamatan Wisatawan, Ini yang Dilakukan

Wisata telah menjadi industri dan berperan strategis dalam perekonomian. Agar wisatawan berkunjung, tak hanya menyediakan destinasi menarik. Tapi harus memperhatikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanannya.

Senin, 2 Januari 2023
A A
Ilustrasi upaya menjaga kenyamanan transportasi wisata. Foto kemenparekraf.go.id

Ilustrasi upaya menjaga kenyamanan transportasi wisata. Foto kemenparekraf.go.id

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Gempa Pertama Tahun 2023 Guncang Kota Sigli Aceh

Yang harus dilakukan pengelola destinasi wisata, pertama, menyediakan tempat istirahat yang layak bagi pengemudi transportasi wisata. Kedua, memperhatikan faktor keamanan, kesehatan, dan keselamatan wisatawan. Juga menerapkan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara ketat serta senantiasa menerapkan protokol kesehatan CHSE (cleanliness, health, safety, and environmental sustainability).

Ketiga, membuat visitor management technique untuk menghindari penumpukan wisatawan di satu titik. Keempat, memperhatikan pengunjung saat penyelenggaraan event yang melibatkan banyak orang ataupun kerumunan di lokasi wisata dengan memastikan penggunaan wahana atau atraksi wisata sesuai dengan kapasitas daya dukung.

Baca Juga: PPKM di Indonesia Dicabut, Status Kedaruratan Kesehatan Dipertahankan

Kelima, menyediakan jalur evakuasi dengan memasang papan titik kumpul untuk mengantisipasi terjadinya bencana. Keenam, memperhatikan perubahan cuaca dan informasi dari BMKG terkait potensi bencana alam dan menginformasikan hal tersebut kepada wisatawan, petugas, dan masyarakat sekitar destinasi wisata. Ketujuh, memperkuat koordinasi dengan stakeholder pendukung pariwisata baik itu pemerintah pusat, daerah, maupun swasta dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada wisatawan.

Kemudian yang dilakukan pemerintah daerah, asosiasi, serta pengguna transportasi wisata adalah, pertama, melakukan pengawasan terkait penerapan standar manajemen keselamatan transportasi pada angkutan transportasi wisata dan melaporkan ke pihak berwenang apabila terjadi pelanggaran. Kedua, mengimbau agar para kepala daerah, asosiasi, dan pelaku usaha daya tarik wisata memberikan sosialisasi, pemantauan, pengawasan taman rekreasi dan tempat wisata untuk memastikan keamanan dan keselamatan pengunjung dalam menggunakan fasilitas dan atraksi yang tersedia. [WLC02]

Sumber: Kemenparekraf

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: KemenparekrafMenparekraf Sandiaga Unopelaku perjalanan wisatapelaku transportasi wisatapengelola destinasi wisatapengemudi transportasi wisatawisatawan

Editor

Next Post
Rakor penanganan banjir di Jawa Tengah dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin, 2 Januari 2023. Foto BNPB.

Ini Data Wilayah Banjir di Jawa Tengah Sebabkan Ribuan Warga Mengungsi

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media