Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Warga dari Enam Desa Akan Direlokasi

Minggu, 17 November 2024
A A
BNPB meninjau lahan untuk relokasi terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di kawasan hutan Wukoh Lewoloroh, Minggu, 17 November 2024. Foto BNPB.

BNPB meninjau lahan untuk relokasi terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di kawasan hutan Wukoh Lewoloroh, Minggu, 17 November 2024. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan, bahwa zona aman dari erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki berada enam kilometer dari puncak. Berdasarkan data tersebut, ada enam desa yang direkomendasikan untuk direlokasi.

Keenam desa tersebut meliputi Desa Klatanlo, Desa Hokeng Jaya, Desa Boru, Desa Nawakote di wilayah Kecamatan Wulanggitang, Desa Nobo di Kecamatan Ile Boleng. Kemudian Desa Dulipali di Kecamatan Ile Bura.

“Enam desa ini memiliki jarak dari kawah Lewotobi Laki-laki antara 4-5 kilometer,” kata Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jarwansyah saat melaksanakan sosialisasi rencana relokasi kepada korban terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Minggu, 17 November 2024.

Jarwansyah berkeliling pos pengungsian untuk menemui para kepala desa guna memberikan penjelasan terkait rencana relokasi warga tersebut. Sekaligus menjaring masukan dari para pemimpin desa terkait pemindahan tempat tinggal serta rekomendasi lokasi permukiman yang baru.

Baca Juga: Strategi Nasional Antisipasi KLB Demam Berdarah Dengue di Indonesia

Jarwansyah juga menjelaskan kepada warga tentang skema relokasi yang dapat dipilih. Opsi pertama adalah relokasi terpusat dimana lahan dan rumah disiapkan pemerintah. Opsi kedua adalah relokasi mandiri dimana warga dibangunkan rumah oleh pemerintah di lahan miliknya.

Adapun tipe rumah yang akan dibangun merupakan rumah tahan gempa RISHA tipe 36 dengan luas lahan per rumah 90 meter persegi.

Terhadap rencana relokasi ini, BNPB bersama dengan pemerintah daerah telah melakukan beberapa kali survei lahan relokasi. Lokasinya di kawasan hutan Wukoh Lewoloroh yang berada di perbatasan Sikka dan Flores Timur.

Baca Juga: BMKG, Pemicu Gempa Pesisir Barat Lampung Deformasi Batuan Dalam Lempeng

“Tantangan dalam pencarian lahan, antara lain kelaikan lokasi dan adanya konflik sosial terkait tanah ulayat warga di wilayah Flores Timur,” ungkap dia.

Pemilihan lokasi relokasi pun mempertimbangkan kemudahan akses warga untuk bisa kembali mengolah aset-aset pertanian atau peternakannya di tempat yang lama.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: erupsi Gunung Lewotobi Laki-lakiGunung Lewotobi Laki-lakiKabupaten Flores TimurKabupaten Sikkakonflik sosialrelokasi warga

Editor

Next Post
Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada 7 November 2024. Foto Magma Indonesia.

Perubahan Komposisi Magma Picu Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Terus-menerus

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media