Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Binaya Dilanjutkan Hingga 19 Mei 2025

Rabu, 14 Mei 2025
A A
Proses pencarian lanjutan pendaki hilang di Gunung Binaya di Maluku Tengah, 12-19 Mei 2025. Foto Dok. Balai TN Manusela.

Proses pencarian lanjutan pendaki hilang di Gunung Binaya di Maluku Tengah, 12-19 Mei 2025. Foto Dok. Balai TN Manusela.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pendaki bernama Firdaus Ahmad Fauzi, 27 tahun yang berasal dari Kampung Cibeureum, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dinyatakan hilang. Ia diketahui tengah melakukan pendakian di Gunung Binaya Taman Nasional Manusela Kabupaten Maluku Tengah. Yang bersangkutan terpisah dari rombongan yang berjumlah 10 orang, yang terdiri dari 7 orang pendaki dan 3 orang porter di sekitar Nasapeha (3°12’37.73″S, 129°30’8.15″E) di ketinggian 2.800 mdpl.

Kementerian Kehutanan melanjutkan upaya pencarian pendaki yang hilang melalui tim dari Balai Taman Nasional Manusela. Tim tersebut akan mendukung upaya pencarian lanjutan yang dilakukan relawan dan masyarakat, serta melalui kegiatan smart patrol dan kegiatan lain sejenis yang dilakukan secara rutin di dalam kawasan TN Manusela.

Upaya pencarian oleh Tim Balai Taman Nasional Manusela melalui kegiatan Smart Patrol dibantu Tour Guide dan porter dilakukan sejak tanggal 26 April 2025, tetapi belum membuahkan hasil.

Baca juga: Makanan Tambahan dengan Daun Kelor, Gizi Balita Stunting di Gunungkidul Alami Perbaikan

Selanjutnya pada 29 April 2025, dibentuk tim gabungan yang beranggotakan tim Balai Taman Nasional Manusela, Basarnas Maluku, Kepolisian, Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia, relawan dan masyarakat berjumlah lebih dari 30 orang.

Setelah tujuh hari, sesuai dengan SOP SAR, Basarnas Maluku dan tim gabungan menghentikan pencarian pada tanggal 5 Mei 2025.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Balai Taman Nasional ManuselaGunung BinayaKabupaten Maluku TengahKementerian Kehutananpendaki hilang

Editor

Next Post
Guru Besar Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University, Prof. Gunanti. Foto Dok. IPB University.

Gunanti, Ayo Kolaborasi Shelter dan Animal Welfare untuk Hewan Terlantar

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media