Rabu, 22 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Peran Ekologis Tapir, Si Penyebar Biji di Hutan Tropis

Tapir juga dikenal sebagai keystone species, umbrella species, sekaligus flagship species yang menjadi simbol penting keberhasilan konservasi hutan.

Selasa, 7 Juli 2026
A A
Ilustrasi Tapir Asia. Foto Rdwittle/Pixabay.com.

Ilustrasi Tapir Asia. Foto Rdwittle/Pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Penguatan edukasi dan mitigasi konflik

Ketua Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) sekaligus Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Budi Setiadi Daryono mengutuk keras dan menyatakan keprihatinan mendalam atas peristiwa pembunuhan seekor tapir tersebut.

“Pembunuhan tapir adalah pelanggaran hukum sekaligus kemunduran upaya konservasi keanekaragaman hayati Indonesia. Tindakan ini tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun,” tegas Budi, Senin, 7 Juli 2026.

Dalam menyikapi kasus ini, KOBI mengambil sikap resmi sebagai bentuk protes terhadap perlindungan satwa di Indonesia. KOBI meminta Kepolisian Daerah Lampung dan Balai KSDA Lampung untuk segera mengusut tuntas kasus ini, menangkap pelaku, dan memproses sesuai UU Nomor 5 Tahun 1990 atau Nomor 32 Tahun 2024  tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Sanksi tegas diperlukan sebagai efek jera.

Tak hanya mendesak pihak berwajib untuk mengusut tuntas kasus ini, KOBI turut menyerukan penguatan edukasi dan mitigasi konflik.

“Banyak kasus perburuan berawal dari kurangnya pemahaman dan konflik lahan,” tambah Budi.

KOBI siap bekerja sama dengan pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat untuk memperkuat edukasi konservasi, pemantauan habitat, dan skema resolusi konflik manusia-satwa di koridor Lampung. Dalam upaya ini KOBI mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam penjagaan satwa. Satwa liar adalah bagian dari ekosistem dan warisan bangsa. KOBI mengajak masyarakat untuk melaporkan setiap aktivitas perburuan atau perdagangan satwa dilindungi ke kanal resmi BKSDA 112 atau pihak berwenang setempat.

KOBI percaya pelestarian Tapirus indicus bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab moral seluruh elemen bangsa.

“Kehilangan satu individu tapir berarti hilangnya potensi regenerasi populasi yang sudah tertekan,” pungkasnya.

KOBI beserta anggotanya di Lampung akan terus mengawal proses hukum kasus ini dan membuka ruang kolaborasi riset serta konservasi, khususnya di Lampung. [WLC02]

Sumber: IPB UNiversity, UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Fakultas Biologi UGMKOBIPakar Konservasi IPB UniversitySatwa liarTapir AsiaTapir MalayaTapirus Indicus

Editor

Next Post
Ilustrasi konjungsi Saturnus dan Bulan. Foto Quinnbrak/Pixabay.com.

Ketika Saturnus dan Bulan Tampak Sangat Dekat Diamati dari Bumi

Discussion about this post

TERKINI

  • Dampak diberlakukannya penutupan TPA Piyungan mulai 23 Juli hingga 5 September, sejumlah tumpukan sampah mulai terlihat di Kota Yogyakarta. Foto Forpi Kota Yogyakarta.Proyek PSEL Yogyakarta Ditunda, Mengapa Konsorsium Pemenang Tender Sudah Diumumkan?
    In News
    Selasa, 21 Juli 2026
  • Ilustrasi regenerasi pohon. Foto Agnieszka/Pixabay.com.Mekanisme Regenerasi Pohon dan Nilai Spiritual Ekologis dalam Al-Qur’an
    In IPTEK
    Senin, 20 Juli 2026
  • Kebakaran di TPA Benowo di Surabaya, 19 Juli 2026. Foto Dok. DKPKP Surabaya.TPA Benowo Terbakar, Risiko Sistem Pemrosesan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 20 Juli 2026
  • Mengenal orangutan tapanuli. Foto Dok PPID Kemenlhk.Survei Terbaru Populasi Orangutan Sumatera dan Tapanuli Jadi Pijakan Kebijakan Konservasi
    In News
    Sabtu, 18 Juli 2026
  • Tanah longsor di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Mei 2026. Foto BPBDKabupaten Bogor.Pulau Jawa Hadapi Tekanan Ekologis, Negara Harus Hentikan Perampasan Ruang Hidup
    In News
    Kamis, 16 Juli 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media