Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pergerakan Tanah di Bandung Barat, Tanggap Darurat 14 Hari

Sabtu, 2 Maret 2024
A A
Fenomena pergerakan tanah di Bandung Barat, 29 Februari 2024. Foto Dok. BPBD Bandung Barat.

Fenomena pergerakan tanah di Bandung Barat, 29 Februari 2024. Foto Dok. BPBD Bandung Barat.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pergerakan tanah yang terjadi di dua rukun tetangga di RW 13, Kampung Cigombong, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat yang semula terjadi pada Kamis, 29 Februari 2024, masih terjadi pada Jumat, 1 Maret 2024. Pada hari Kamis, pergerakan tanah yang dipicu hujan deras selama tiga hari berturut-turut itu menyebabkan empat rumah warga rusak. Sehari kemudian, terjadi pergerakan tanah sepanjang dua meter.

Pergerakan tanah membuat tanah amblas, sehingga merobohkan bangunan rumah warga dan gedung SD 1 Babakan Talang. Selain bangunan roboh, bahaya ini juga berpotensi mengancam 20 rumah warga lainnya. Menyusul kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat telah mengevakuasi warga setempat untuk mengungsi di pos pengungsian terpusat yang berlokasi di Islamic Center Rongga, Bandung Barat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Barat Yan Cahya Djuarsa mengatakan, hingga Sabtu, 2 Maret 2024, total jumlah pengungsi tercatat sebanyak 151 jiwa atau 47 kepala keluarga. Sementara kerugian material yang terdata terdiri dari 4 unit rumah rusak berat, 8 unit rumah rusak sedang, dan 20 rumah lainnya terancam longsor.

Adapun fasilitas umum yang terdampak meliputi satu unit posyandu, musala, bangunan sekolah, serta terputusnya jalan desa dan jalan lingkungan.

“Sampai sekarang warga masih mengungsi di Islamic Center Rongga. Setelah kejadian pada 29 Februari dini hari kemarin, terjadi retakan signifikan dari asesmen kami sebelumnya pada 22 Februari. Ini menyebabkan rumah dan sekolah yang retak sudah amblas,” terang Yan saat dihubungi sebagaimana disampaikan dalam siaran tertulis BNPB, Sabtu, 2 Maret 2024.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BNPBBPBD Bandung BaratKabupaten Bandung Baratpergerakan tanahTanah Longsortanggap darurat bencana

Editor

Next Post
Sidang gugatan sengketa informasi IKN antara Jatam Kaltim dengan Kementerian PUPR, 4 Maret 2024. Foto Dok. Jatam.

Jatam Kaltim Menang Gugatan Sengketa Informasi IKN atas Kementerian PUPR

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media