Kamis, 1 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Peringati Hari Nusantara, Indonesia Harap Wujudkan Visi Poros Maritim Dunia 2023

Selasa, 13 Desember 2022
A A
Kapal-kapal laut Indonesia menyemarakkan Hari Nusantara pada 13 Desember 2022. Foto maritim.go.id

Kapal-kapal laut Indonesia menyemarakkan Hari Nusantara pada 13 Desember 2022. Foto maritim.go.id

Share on FacebookShare on Twitter

Menurut Luhut, peringatan tersebut juga menunjukkan Indonesia telah memulai langkah besar di tingkat internasional dalam menyatukan seluruh negara kepulauan dan pulau yang ada di dunia melalui Archipelagic and Island States (AIS Forum). Forum yang diinisiasi Indonesia pada 2018 itu telah menggelar empat kali pertemuan tingkat menteri. Isinya adalah mendorong komitmen dan menjadi sarana diskusi para pemerintah di negara pulau dan kepulauan untuk menjalin kerja sama dan kolaborasi konkrit.

Baca Juga: Kukuh Leksono, Bencana adalah Peristiwa Hukum, Semua Berhak Dapat Layanan Kemanusiaan

Sebanyak 46 negara pulau dan kepulauan akan didorong untuk berkolaborasi bersama dan melaksanakan kerja nyata dalam meningkatkan kerja sama ekonomi dan perlindungan lingkungan laut. Usaha bersama tersebut untuk menumbuhkan kekuatan dan ketangguhan menghadapi berbagai tantangan masa depan di tingkat regional maupun global.

“Tahun depan, melalui pertemuan tingkat kepala negara, kami berharap komitmen bersama negara pulau dan kepulauan di seluruh dunia yang diinisiasi oleh Indonesia, akan mendorong Indonesia mewujudkan visi sebagai poros maritim dunia,” ungkap Luhut.

Menurut Luhut, kepemimpinan Indonesia menginisiasi bidang kelautan di tingkat global merupakan usaha Indonesia meneruskan Deklarasi Djuanda. Juga meneguhkan Indonesia sebagai Nusantara yang kuat, utuh, dan berkontribusi bagi dunia, serta tata kelautan global. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: AIS ForumDeklarasi DjuandaHari NusantaraKemenko MarvesKonvensi Hukum Laut PBB 1982poros maritim duniaUNCLOS

Editor

Next Post
Tim Teknik Geodesi UGM memetakan area terdampak gempa Cianjur. Foto ugm.ac.id

Teknik Geodesi UGM Petakan Area Terdampak Gempa Cianjur dengan Pesawat Nirawak

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media