Selasa, 6 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Perlu Dana Bagi Hasil APBN untuk Kawasan Konservasi dalam RUU KSDAHE

Minggu, 14 Mei 2023
A A
Sungai Cipunagara yang bermuara di Gunung Bukit Tunggul hingga Laut Jawa. Foto Facebook Sungai Cipunagara.

Sungai Cipunagara yang bermuara di Gunung Bukit Tunggul hingga Laut Jawa. Foto Facebook Sungai Cipunagara.

Share on FacebookShare on Twitter

Legislator Daerah Pemilihan Jawa Barat VII itu berharap, ke depan segera ada rencana yang memadai untuk melakukan recovery lingkungan. Mengingat semua pihak menginginkan ekonomi tumbuh dengan baik, tetapi melupakan upaya menjaga konservasi alam. Ia menegaskan, pemeliharaan ekologi dan lingkungan yang indah tertata tidak boleh hilang.

“Kita harus belajar bagaimana hancurnya daerah Puncak Bogor. Kita harus belajar juga bagaimana rusaknya Bandung Utara. Kerusakan itu tidak boleh bergeser ke Subang,” tegas Dedi.

Politisi F-Golkar ini menambahkan, jika alam Subang selatan terjaga dan berkembang baik, maka kesejahteraan para pekerja di Subang utara yang merupakan pusat industri juga akan mengalir ke selatan.

Baca Juga: Australia akan Buang Limbah Berbahaya, Awas Ancaman Tumpah di Laut Indonesia

“Tapi kalau selatan rusak, mereka (dari Subang utara) akan buang (membelanjakan) uang ke luar,” kata Dedi.

Sementara terkait wacana dana bagi hasil tersebut sudah dimasukkan dalam hasil keputusan Rapat Kerja Komisi IV. Dia berharap, daerah seperti Tangkuban Perahu yang berada di Subang tersebut juga akan mendapatkan dana besar untuk pemeliharaannya. [WLC02]

Sumber: DPR

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: dana bagi hasilKabupaten SubangRUU KSDAHESungai Cipunagara

Editor

Next Post
Tim pemasangan GPS Collar pada gajah sumatera liar di habitatnya, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Foto ppid.m

GPS Collar Mitigasi Konflik Gajah Sumatera Liar di Sumatera Selatan

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media