Kamis, 29 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Peta Bahaya Sesar Cugenang Terbaru, Empat Kecamatan Masuk Zona Terlarang

Senin, 9 Januari 2023
A A
Peta bahaya gempa Sesar Cugenang. Foto bmkg.go.id

Peta bahaya gempa Sesar Cugenang. Foto bmkg.go.id

Share on FacebookShare on Twitter

Hasil verifikasi menghasilkan tiga zona bahaya gempa bumi, yakni Zona Terlarang (Merah), Zona Terbatas (Orange) dan Zona Bersyarat (Kuning). Zona Terlarang memiliki kriteria zona dengan “sempadan” Patahan Aktif Cugenang 0 – 10 meter ke kanan dan ke kiri tegak lurus jurus patahan. Zona itu punya kerentanan sangat tinggi akibat deformasi dan getaran gempa dan atau gerakan tanah (longsor).

Baca Juga: Retno Sari, Atasi Panic Buying dengan Hand Sanitizer dari Daun Sirih

Rekomendasi BMKG untuk Zona Terlarang adalah zona harus dikosongkan dari bangunan (relokasi), dilarang pembangunan kembali maupun membangun baru. Zona Terlarang dapat dimanfaatkan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH), monumen atau kawasan lindung.

Untuk Zona Terbatas memiliki kriteria dengan sempadan Patahan Aktif Cugenang 10 meter hingga 1 kilometer ke kanan dan ke kiri tegak lurus jurus patahan. Zona ini punya kerentanan tinggi akibat deformasi dan getaran gempa dan atau kerentanan menengah terhadap gerakan tanah (longsor).

Rekomendasi BMKG terhadap Zona Terbatas adalah dapat dibangun konstruksi dengan persyaratan sangat ketat berupa Standar Bangunan Tahan Gempa dana atau Tahan Gerakan Tanah. Meski demikian, di zona ini dilarang membangun fasilitas sangat penting dan berisiko tinggi, seperti rumah sakit dan sekolah bertingkat, fasilitas energi (kilang minyak), dan fasilitas sejenisnya.

Baca Juga: Fedik Abdul Ratam, Tantangan Pembuatan Vaksin Inavac dari Alat hingga Dana

Untuk Zona Bersyarat memiliki kriteria sempadan Patahan Aktif Cugenang lebih dari 1 kilometer ke kanan dan ke kiri tegak lurus jurus patahan. Zona ini punya kerentanan menengah hingga rendah akibat deformasi dan getaran gempa dan atau kerentanan rendah hingga sangat rendah (aman) terhadap gerakan tanah . BMKG merekomendasikan, bahwa di Zona Bersyarat dapat dibangun konstruksi tahan gempa dan atau tahan gerakan tanah.

Peta tersebut diharapkan dapat segera dimanfaatkan secara maksimal dalam tahap rekonstruksi dan rehabilitasi yang sudah dimulai di Cianjur. Peta ini juga penting sebagai salah satu acuan dalam penyempurnaan Peta Tata Ruang Wilayah Kecamatan Cugenang. Tujuannya untuk mencegah atau mengurangi risiko kerusakan bangunan, lahan atau lingkungan, maupun korban jiwa dan kematian apabila gempa bumi yang dipicu Sesar Cugenang terjadi lagi di masa mendatang. [WLC02]

Sumber: BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: analisis focal mechanismBadan Informasi GeospasialBMKGGempa bumigempa CianjurGlobal Positioning SystemGPSpemetaan bahaya gempa bumisesar Cugenangzona bahaya gempa bumiZona BersyaratZona TerbatasZona Terlarang

Editor

Next Post
Gempa dangkal yang menguncang Pacitan, Jawa Timur, pada Senin, 9 Januari 2023, pukul 19.26 WIB, dirasakan hingga Yogyakarta dan Jawa Tengah. Foto BMKG, episenter gempa Pacitan magnitudo 5,6.

Gempa Dangkal Pacitan Dirasakan hingga Yogyakarta dan Jawa Tengah

Discussion about this post

TERKINI

  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media