Minggu, 27 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Polistirena, Jenis Plastik yang Umum Dipakai Sekaligus Cemari Air dan Tanah

Permen LHK P.75/2019 mewajibkan produsen menyusun peta jalan pengurangan sampah hingga 30 persen pada 2029.

Selasa, 17 September 2024
A A
Ilustrasi polistirena, salah satu plastik. Foto Ramdlon/pixabay.com.

Ilustrasi polistirena, salah satu plastik. Foto Ramdlon/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

“Ekonomi sirkular tidak hanya menekan penggunaan sumber daya alam, tetapi juga mengoptimalkan pemakaian sumber daya yang ada melalui proses pengurangan, penggunaan kembali, dan daur ulang,” ucap Nugroho.

Ia menilai Life Cycle Assessment (LCA) penting sebagai metode untuk mengidentifikasi, mengukur serta mengurangi dampak lingkungan dan sosial dari produk dan rantai pasok berbasis plastik.

Baca Juga: Kementerian ESDM Klaim RUU EBET Atur Penyediaan Listrik Lebih Murah

Salah satu isu utama yang dibahas lanjut Nugroho, adalah keberlanjutan pengemasan plastik dengan berbagai jenis material seperti Polyvinyl Chloride (PVC or Vinyl) dan multilayer (MLPP) yang sulit didaur ulang. Multilayer packaging sering digunakan untuk produk makanan dan farmasi karena sifatnya yang tahan lama dan kuat, namun komposisinya yang terdiri dari berbagai lapisan material membuatnya sulit diurai secara alami.

‘’BRIN memberikan kontribusi dalam bentuk publikasi-publikasi ilmiah, dataset Life Cycle Inventory (LCI) serta inovasi teknologi yang siap dilisensikan bersama industri. Selain itu, BRIN juga bekerja sama dengan berbagai lembaga internasional untuk memperkuat riset mengenai pengurangan emisi gas rumah kaca dari produk plastik,’’ terang Nugroho.

Limbah plastik

Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan limbah plastik dalam mendorong ekonomi sirkular. Salah satu fokus riset BRIN adalah mengoptimalkan pengolahan limbah plastik komposit melalui metode LCA, terutama dalam memanfaatkan plastik bekas menjadi bahan bangunan. Disebutkan Nugroho, beberapa proyek unggulan yang telah dikerjakan, seperti pengolahan sampah plastik menjadi bahan konstruksi, serta pengembangan plastik biodegradable yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga: Made Tri Ari Penia, Potensi Biomassa Indonesia dari Kakao, Singkong dan TKS

Dalam rangka mendukung masyarakat, BRIN juga meluncurkan inisiatif keberlanjutan berbasis komunitas di Banjarnegara melalui Waste Bank yang dikelola oleh masyarakat setempat. Dengan dukungan teknologi berbasis LCA, program ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendaur ulang plastik serta menghasilkan manfaat ekonomi dan sistem ekologi yang berkelanjutan.

Ia berharap kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat melalui konsumen dan LSM dapat terus ditingkatkan guna mempercepat terciptanya industri plastik yang lebih berkelanjutan di Indonesia.

Baca Juga: Sampah Plastik dari Indonesia Berlayar Sampai Afrika

Salah satu poin penting yang dihasilkan dari FGD ini adalah pentingnya kolaborasi lintas sektoral untuk mewujudkan ekonomi sirkular di Indonesia. Industri, pemerintah, dan masyarakat harus bekerja sama dalam menciptakan ekosistem yang mendukung ekonomi sirkular.

‘’Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas bersama. Kolaborasi ini dapat diwujudkan melalui pengembangan kebijakan yang mendukung inovasi daur ulang, peningkatan edukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah, serta kerjasama dengan industri untuk menciptakan produk yang lebih ramah lingkungan,’’ papar Nugroho. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: daur ulang plastikekonomi sirkularLife Cycle Assessmentlimbah plastikmikroplastikpolistirenaproses 3R

Editor

Next Post
Lokasi episenter gempa M5,0 dan jalur Sesar Garsela. Foto @DaryonoBMKG/X

Gempa Dangkal Sesar Garsela M 5.0 Guncang Kabupaten Bandung dan Garut

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media