Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Dangkal Sesar Garsela M 5.0 Guncang Kabupaten Bandung dan Garut

Rabu, 18 September 2024
A A
Lokasi episenter gempa M5,0 dan jalur Sesar Garsela. Foto @DaryonoBMKG/X

Lokasi episenter gempa M5,0 dan jalur Sesar Garsela. Foto @DaryonoBMKG/X

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5.0 pada hari ini, Rabu, 18 September 2024 pukul 09.41 WIB. Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,9. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,23° LS ; 107,65° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 25 km tenggara Kabupaten Bandung pada kedalaman 10 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Garsela,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono melalui akun X @DaryonoBMKG tertanggal 18 September 2024.

Ia menambahkan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal).

Baca Juga: Polistirena, Jenis Plastik yang Umum Dipakai Sekaligus Cemari Air dan Tanah

Gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake) ini mengguncang Garut dan sekitarnya dengan guncangan paling kuat di Majalaya dalam skala intensitas IV MMI. Gempa Kabupaten Bandung juga dirasakan di Majalaya intensitas III-IV MMI, Banjaran III MMI , Lembang, Parompong, Bandung Barat, Baleendah, Garut, Cileunyi II-III MMI.

“Gempa ini membuat sebagian besar masyarakat panik lantaran guncangannya dirasakan cukup kuat dalam durasi 3-5 detik,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari dalam keterangan tertulis tertanggal 18 September 2024.

Warga luka dan bangunan rusak

Sejumlah warga Kabupaten Bandung mengalami luka-luka. Berdasarkan data BNPB pukul 15.20 WIB, total korban luka sebanyak 81 orang di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut 1 orang. Kemudian 23 orang di Kabupaten Bandung mengalami luka berat dan 58 lainnya luka ringan. Mereka yang luka-luka telah mendapatkan perawatan di rumah sakit dan puskesmas yang berada di Kecamatan Kertasari.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa dangkalKabupaten BandungKabupaten GarutSesar Garsela

Editor

Next Post
Masyarakat Pulau Rempang tetap menolak penggusuran dan proyek pabrik kaca. Foto Instagram Walhi Riau dan LBH Pekanbaru.

Satu Tahun Tolak PSN Rempang Eco City, Warga Rempang Kembali Diintimidasi

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
  • Pantomimer Wanggi Hoed melakukan aksi pertunjukan untuk memprotes ekspor monyet ekor panjang pada Hari Primata Interasional di Titik Nol Kota Yogyakarta, 2 september 2026. Foto Dok. Forum United For Primates .Petisi untuk Pemerintah Indonesia: Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang untuk Penelitian!
    In News
    Rabu, 2 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media