Senin, 12 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pompa Air Tenaga Surya Membuat Sawah Desa Keliki Tak Lagi Antri Irigasi

Irigasi tak selalu menjamin pemerataan pengairan di sawah-sawah, terutama saat kemarau. Pengadaan sumur dengan pompa air tenaga surya menjadi salah satu solusi.

Minggu, 28 Agustus 2022
A A
Pompa air energi surya untuk pengairan persawahan di Desa Keliki, Kabupaten Gianyar, Bali. FOTO esdm.go.id.

Pompa air energi surya untuk pengairan persawahan di Desa Keliki, Kabupaten Gianyar, Bali. FOTO esdm.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

“Itu tanpa baterai, tapi menggunakan inverter yang dapat menyesuaikan frekuensi saat matahari bersinar,” jelas Founder SRE, Zagy Yakana Berian.

Seluruh sistem dengan total tenaga panel surya 17,5 kWp ditempatkan berdekatan dengan Pura di tiap-tiap subak tersebut. Sistem ini bekerja hanya saat matahari bersinar sekitar empat jam sehari. Total volume air yang dihasilkan 12.000 liter per hari. Air yang dihasilkan sebagian disimpan dalam tangki air 1.100 liter untuk kebutuhan kegiatan adat di pura setempat. Selebihnya dialirkan ke irigasi milik subak tersebut.

Baca Juga: Pelarangan Ekspor Batu Bara Bukan Solusi, Harus Percepat Transisi Energi Terbarukan

“Selesai aktivitas di sawah, kami juga bisa bersih-bersih dari air yang tersimpan dalam tangki sebelah Pura,” ujar Wayan.

Bahkan saat upacara Ngaben massal, masyarakat langsung bisa mendapatkan air sumur di lokasi tersebut. Masyarakat tak lagi seperti sebelumnya yang harus membawa ember berisi air dari rumah masing-masing.

“Kondisi kekurangan air saat musim kemarau bisa terselesaikan,” harap Wayan. [WLC02]

Sumber: esdm.go.id

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BaliDesa KelikiirigasiKabupaten GianyarKementerian ESDMmusim kemaraupompa air tenaga suryasubak

Editor

Next Post
Gempa di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara pada Minggu, 28 Agustus 2022, pukul 11.58 WIB, dengan magnitudo 5,0. Foto tangkap layar inatews.bmkg.go.id.

Gempa di Kepulauan Sangihe Sulut, Ini Penjelasan BMKG  

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media